iklan

Iklan

iklan

terkini

Liga 3 Jateng 2022 Dihentikan Sementara, Liga Tarkampun Terkena Imbas, Bagaimana Nasib Persab Brebes?

06/10/2022, 21:17 WIB Last Updated 2022-10-06T14:17:15Z
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah, memutuskan kompetisi Counterpain Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) 2022 ditunda sampai batas waktu yang akan disampaikan kemudian hari.

Keputusan penghentian sementara kompetisi Counterpain Liga 3 Jateng 2022 ini, sesuai instruksi pemerintah serta arahan PSSI dalam surat Nomor : 414/UDN/2630/X-2022 perihal Penghentian Kompetisi Liga 1, 2 dan Liga 3.

Hal itu disampaikan Asisten Manager Persab Brebes, Moh. Yusus usai rapat kordinasi yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI Jateng di Semarang, Kamis 6 Oktober 2022 siang.

Menurut Moh Yusuf, penghentian sementara kompetisi Counterpain Liga 3 Jateng 2022 ini, dalam rangka kemanusiaan dari tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, yang memakan korban ratusan jiwa pada Sabtu (1/10) lalu.

Hasil dalam Rakor tersebut, kata Moh. Yusuf, terdapat beberapa keputusan. Di antaranya untuk kompetisi Counterpain Liga 3 Jateng 2022, dihentikan sementara sampai waktu yang tidak ditentukan batasnya.

Kemudian, apabila dalam 2 minggu kedepan tidak ada keputusan, maka Asprov PSSI Jateng dalam hal ini sebagai operator Counterpain Liga 3 Jateng 2022, akan mengadakan pertemuan kembali dengan klub peserta untuk menentukan nasibnya.

"Tidak, tidak menunggu keputusan PSSI dan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF)atau pihak terkait. Apakah akan dilanjutkan atau tidak," terang Moh. Yusuf.

Selain itu, membentuk pakta integritas klub dan suporter untuk sepakat membuatnya demi tercapainya kompetisi yang aman dan nyaman. Dimana, apabila dilanggar, maka mendapatkan sanksi terberat, yaitu di diskualifikasi.

Selanjutnya, terkait dengan regulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pengamanan atau security officer sedang diatur dan dibuat serta akan disampaikan sosialisasi kepada peserta Counterpain Liga 3 Jateng 2022.

Sementara, dampak dari tragedi Kanjuruhan, seluruh event sepak bola yang tengah berjalan di Kabupaten Brebes, juga ikut merasakannya. Sebanyak tujuh open turnamen sepakbola atau dikenal dengan sebutan Turnaman Antar Kampung (Tarkam), terpaksa juga harus dihentikan sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. 

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan kompetisi dan open turnamen di Kabupaten Brebes, di ruang rapat Sekda Brebes. 

Rakor yang dipimpin langsung Sekda Brebes, Djoko Gunawan, diikuti Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto, Kepala beserta Kabid Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Caridah, dan Fajar Adiarso, Ketua KONI Brebes Ahmad Zaeni, Sekretaris Askab PSSI Brebes Heri Fitriansyah dan jajarannya, serta pengurus Persab Brebes. 

Sekretaris Askab PSSI Brebes, Heri Fitriansyah mengatakan, dampak dari tragedi Kanjuruhan, ada 7 gelaran Tarkam yang tengah berjalan terpaksa dihentikan sementara. Ketujuh 'Liga Seng', sebutan Open Tarkam itu, berlokasi di Kecamatan Brebes dua titik, Kecamatan Ketanggungan, Larangan, Tanjung, Banjarharjo dan Bantarkawung.  

Askab PSSI Brebes awalnya menghentikan 'Liga Seng' itu, selama 1 minggu sebagai bentuk rasa solidaritas atas tragedi di Kanjuruhan. Seluruh kegiatan turnamen dihentikan sejak 2-9 Oktober 2022. 

Semestinya mulai 10 Oktober, gelaran Liga Seng akan kembali dilaksanakan. Namun dari hasil rakor kali ini, semua pelaksanaan Liga Seng dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. 

"Keputusan ini atas dasar instruksi Polda Jateng, sesuai apa yang disampaikan Kapolres Brebes dalam rakor tadi. Hal ini menyangkut kondusifitas daerah," ungkapnya usai rakor.

Sekda Brebes, Djoko Gunawan mengatakan, rakor yang melibatkan Pemkab, Polres telah, KONI dan Askab PSSI dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dalam menentukan langkah ke depan. 

Bahkan, dalam rakor juga telah membentuk tim kecil untuk menyikapi open turnamen tersebut. Sehingga diperoleh konsep atau rumusan agar kedepannya open turnamen bisa tetap dilaksanakan dalam satu wadah. 

"Kedepannya kami harapkan open turnamen atau tarkam ini ada satu wadah, baik itu bentuknya liga atau yang lain. Sehingga, kegiatan ini secara pengamanannya juga lebih mudah," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febianto mengatakan, dalam rakor tersebut pihaknya bersama Pemkab Brebes, KONI dan PSSI bersama-sama memikirkan kedepannya ada satu wadah untuk gelaran open turnamen. 

Artinya, open turnamen yang biasa dilaksanakan di beberapa wilayah akan dijadikan satu. Sehingga pengamanan yang diberikan baik dari Polri maupun TNI lebih mudah. 

"Kalau untuk sementara waktu ini kan sudah jelas, semua kegiatan sepakbola sementara dihentikan. Termasuk, untuk open turnamen yang sedang berjalan. Itu kan masuk kegiatan sepakbola. Ini sesuai intruksi dari pimpinan kami (Polda Jateng-red)," pungkasnya. 

Berikut 7 Liga Seng di Brebes yang sedang bergulir dan dihentikan sementara : 

1. GNPK RI Cup th 2022 di desa Kedunguter Kec. Brebes.

2. Terlangu Open di Desa Terlangu Kec. Brebes.

3. Gapoktan Cup th 2022 Desa Dukuh Tengah Kec. Ketanggungan.

4. Kemurang Putra Cup th 2022 di Desa Kemurang Kulon Kec. Tanjung.

5. Persepa Cup th 2022 desa Pamulihan Kec. Larangan.

6. Pemuda Pancasila Ranting Dukuh jeruk Cup th 2022 desa Dukuh jeruk Kec. Banjarharjo.

7. Pancasila Cup th 2022 Dukuh Buaran Desa Pangebatan Kec. Bantarkawung.
(Bambang S)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Liga 3 Jateng 2022 Dihentikan Sementara, Liga Tarkampun Terkena Imbas, Bagaimana Nasib Persab Brebes?

Terkini Lainnya

Iklan