iklan

Iklan

iklan

terkini

Buka TMMD, Bupati Brebes: Waspada Bencana Alam di Musim Penghujan Tahun Ini

12/10/2022, 16:32 WIB Last Updated 2022-10-12T09:33:06Z
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Upaya menghadapi musim penghujan tahun 2022 ini, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti berpesan kepada masyarakat untuk mewaspadai bencana alam. Sebab Kabupaten Brebes sebagai daerah unik dengan letak geografi di pegunungan, dataran dan pesisir pantai sehingga rawan bencana ketika datang musim hujan. 

Untuk itu, seluruh warga untuk waspada menghadapi kondisi musim penghujan tersebut.Pesan bupati tersebut disampaikan saat membuka Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun anggaran 2022 di lapangan Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Selasa (11/10/2022).

"Kita telah memasuki musim penghujan sejak September sampai November mendatang dan khususnya di daerah pegunungan berpotensi terjadinya bencana alam tanah bergerak atau longsor,” kata Izda.

Idza juga mengintruksikan kepada kepala desa, lurah, camat dan kepala OPD untuk rutin memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat, tentang kondisi wilayah rawan bencal. Sehingga kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana dapat diantisipasi bersama sama secara dini.

Tampak dalam giat Pembukaan TMMD Sengkuyung III di Desa Cibentang ditandai dengan penyerahan alat kerja dan pemukulan kentongan oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti.Ia mengapresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0713/Brebes, Polri dan seluruh komponen masyarakat yang turut terlibat pada upaya pembangunan melalui TMMD. Terlebih selama ini, TNI dikenal sangat dekat dengan rakyat, menyatu dan melebur dengan masyarakat, membangun semangat nasionalisme dan menghidupkan budaya gotong-royong.

“Inilah salah satu wujud pembinaan teritorial dan kerja sama lintas sektoral, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah,” ungkapnya.

Idza mengemukakan, dalam pelaksanaan TMMD, saat ini, terbukti mampu memelihara kesinambungan kerja sama antara TNI, Polri, masyarakat dan pemerintah daerah.sebagai langkah dalam upaya mempercepat terwujudnya kesejahteraan, yang mendukung pada terciptanya ketahanan masyarakat desa dan ketahanan nasiona.

"Saya berharap momentum TMMD mampu membangun sinergi, menggugah kesadaran budaya gotong royong, mempererat tali persaudaraan, merajut kebersamaan dan persatuan. Sehingga mampu membangun Kabupaten Brebes agar semakin aman, maju dan sejahtera," tuturnya.

 Hal yang sams disampaikan Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Tentrem Basuki selaku Dansatgas TMMD Sengkuyung tahap III dalam laporan yang dibacakan Kapten Inf Surikan menjelaskan, TMMD digelar selama 30 hari (11 Okt-9 Nov 2022) di Desa Cibentang Kecamatan Bantarkawung. Dalam TMMD kali ini, melihat progres kegiatan fisik berupa infrastruktur, seperti pembangunan jalan, RTLH, fasilitas umum dan sarana prasarana pendukungnya. Sedangkan kegiatan non fisik berupa penyuluhan bela negara, ideologi pancasila, kebhinnekaan serta pendidikan sebagai hak dasar manusia yang meliputi pemberantasan buta aksara, paud, pendidikan karakter, termasuk pendidikan keluarga, pendidikan ketrampilan dan pendidikan kesetaraan yang semuanya berbasis desa.

Turut Hadir pada acara tersebut Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Tentrem Basuki, Kapolres Brebes AKBP. Faizal Febrianto, Ketua Dekranasda Kabupaten Brebes H Warsidin, Anggota DPRD Kabupaten Brebes, para kepala OPD Brebes, Camat Bantarkawung serta kepala desa sekecamatan Bantarkawung dan tokoh masyaraka setempat -(agus/bambang/imam)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Buka TMMD, Bupati Brebes: Waspada Bencana Alam di Musim Penghujan Tahun Ini

Terkini Lainnya

Iklan