iklan

Iklan

iklan

terkini

Tapal Batas Tanah Sengketa Sebenarnya Adalah Sungai Bukan Laut..!!!

17/09/2022, 09:09 WIB Last Updated 2022-09-17T02:14:26Z
 "SHM Nomor 542 dan 543 Sertifikat Berjalan Mencari Tanah"

Kuasa Hukum Ibu Veronika (Tergugat), Andel, SH, MH

EMSATUNEWS.CO.ID, MEMPAWAH - Sidang Perdata 18.Pdt.G/2022/PN.MPW
Tentang kepemilikan dua Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Funiati Ghozali nomor 542 dan 543 masih bergulir seru di Pengadilan Negeri Mempawah. 

Menurut Kuasa Hukum Ibu Veronika dan Empat anaknya (tergugat), Andel, SH,MH menegaskan bahwa letak tapal batas lokasi tanah garapan pertanian Almarhum Alexsander Alexsius yang diperkarakan oleh Funiati Ghozali tidak ada batas laut tetapi sungai kapuas.
Kenapa didalam sertifikat nomor 542 dan 543 tertulis berbataskan dengan laut. "Sertifikat Berjalan Mencari Tanah" 

"Sudah jelas, sertifikat 542 dan 543 milik Funiati Ghozali adalah sertifikat berjalan mencari tanah. Karena, tidak tahu batas tapal batasnya. Didalam objek gambar batas wilayah sudah salah. Fakta di lapangan ada sungai kapuas, bukan laut. Kenapa, didalam sertifikat di tulis laut," kata Kuasa Hukum, Andel kepada awak media di ruang kerjanya, Jum'at (16/9/22).

Dari hasil sidang lapangan atau pemeriksaan setempat (PS) Andel mengatakan bahwa pihak penggugat melalui kuasa hukum Funiati Ghozali, Gloria Sanen dan Alfonsius Girsang beserta saksinya Idrus tidak bisa menunjukan letak lokasi dan tapal batas wilayah yang tertulis didalam sertifikat 542 dan 543.

"Hasil PS tidak ditemukan adanya laut sebagai batas wilayah di dalam sertifikat tersebut, namun yang ada hanya sungai kapuas. Kuasa hukum penggugat tidak bisa menunjukkan letak lokasi dan tapal batas tanah pada sidang PS kemarin," kata Andel.

Pada sidang PS kemarin, Andel sempat kaget. Karena, Majelis Hakim Pegadilan Negeri Mempawah menghadirkan pihak BPN Kubu Raya. Dengan tegas Andel di dampingi timnya, Dominikus Arif SH, MH dan Ferdinandus Herri SH. MH mempertanyakan kepada pihak BPN yang hadir sidang PS terkait surat tugas dari BPN. Ternyata, pihak BPN tidak ada membawa surat tugas hanya berdasarkan permintaan dari majelis hakim Pengadilan Negeri Mempawah.

"Pihak BPN tidak menyertai atau membawa surat tugas yang di keluarkan oleh BPN pada sidang PS," kata Andel.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Yeni Erlita, SH, Hakim Anggota l, Dimas Widiananto, SH,MH, Hakim Anggota II, Wienda Kresnantyo, SH dan selaku Panitera Pengganti, Hanny Puspasari. (*)

Penulis : Welly Harpendi Emsatunews.
(Perwakilan Wilayah Kalimantan Barat)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tapal Batas Tanah Sengketa Sebenarnya Adalah Sungai Bukan Laut..!!!

Terkini Lainnya

Iklan