iklan

Iklan

iklan

terkini

Perubahan Nama Pelabuhan Kijing Terkesan Dipaksakan Susanto : "Telah Mengangkangi Perpres"

08/08/2022, 20:59 WIB Last Updated 2022-08-08T15:18:42Z
Susanto, SE


EMSATUNEWS.CO.ID, MEMPAWAH - Tokoh Masyarakat Kabupaten Mempawah, Susanto, SE turut menyesalkan terkait perubahan nama Pelabuhan Terminal Kijing menjadi Pelabuhan Tanjungpura. 

"Saya juga turut sedih, mengapa perubahan nama pelabuhan terkesan dipaksakan, tanpa melihat suasana kebatinan warga Mempawah," jelas Susanto kepada Awak Media, Senin (8/8/22).

Selain menghilangkan nilai kearifan lokal, perubahan nama pelabuhan sebut Anggota DPRD Mempawah 2009 - 2014 ini telah bertentangan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 th 2016 ttg percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional. 

"Dalam Perpres yang dirubah dengan Perpres Nomor 58 tahun 2017, kemudian dirubah lagi dengan Perpres nomor 56 tahun 2018 dan perubahan terakhir dalam Perpres 109 tahun 2020 tg perubahan ketiga atas perpres nmor 3 tahun 2016 tetap disebutkan pelabuhan terminal kijing," tegas Susanto. 

Dalam proses feasibility studi, dirinya sempat mengikuti pertemuan, bahkan menanyakan nama pelabuhan yang akan dibangun, mengingat ada regulasi yang mengatur bahwa satu wilayah kabupaten tidak boleh ada dua pelabuhan.

"Waktu belum terlambat, daripada timbul polemik, saran saya ikuti saja nama pelabuhan sesuai Perpres dan itu telah diterima warga Mempawah" tukasnya (*)

PENULIS :WELLY HARPENDI EMSATUNEWS

*Ikuti berita terkini dari Emsatunews di Google News Klik di Sini
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perubahan Nama Pelabuhan Kijing Terkesan Dipaksakan Susanto : "Telah Mengangkangi Perpres"

Terkini Lainnya

Iklan