iklan

Iklan

iklan

terkini

Jalan Diportal, Warga Kaligelang Geruduk Balai Desa

28/07/2022, 14:03 WIB Last Updated 2022-08-05T02:12:41Z
EMSATUNEWS - Dipicu oleh berdirinya sebuah portal di tengah jalan yang terletak di RT. 01 /RW .03 Desa Kaligelang jalan yang menghubungkan ke Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah bertuliskan
 "TANAH MILIK HJ. MUDRIAH (AHLI WARIS H.MUCHLANI). TANAH LETTER C NOMOR 1253. LUAS 3.750 M2. 
PEROLEHAN: PEMBELIAN BUKAN JALAN UMUM. DILARANG MEMPERGUNAKAN TANPA SEIZIN PEMILIK." Puluhan warga memenuhi undangan Pemerintah Desa Kaligelang pada Kamis ( 28 /07/2022 ) untuk menyelesaikan sengketa tanah tersebut. 

Musyawarah untuk menyelesaikan sengketa tanah tersebut dipimpin langsung oleh Muspika Taman dengan dihadiri oleh BPD dan tokoh masyarakat lainnya. " Kami pemerintahan Desa Kaligelang
sudah berusaha semaksimal mungkin menjembatani dan menyelesaikan sengketa kedua belah pihak sampai sekarang belum selesai, karena sesa sifatnya hanya musyawarah untuk mencapai mufakat maka dari awal kami sampaikan manakala tidak ada solusi, saling mengklaim silahkan diangkat ketingkat di atasnya jangan sampai ada fitnah Kepala Desa seolah-olah berpangku tangan, adapun mengenai tinjauan hukum karena saya bukan ahli hukum ," Kata Agus Sudibyo Kepala Desa Kaligelang ketika membuka musyawarah tersebut.

Agus Sudibyo mengatakan, pihaknya tetap pada posisi sebagai penengah tidak berpihak pada siapa pun.

" Kami tetap berdiri di tengah-tengah dan pada musyawarah hari ini kami tidak mengundang pihak yang mengklaim memiliki tanah tersebut 
karena dikhawatirkan akan timbul
eyel-eyelan," kata Agus Sudibyo.

Musyawarah yang dipimpin Camat 
Taman, Fauzan dan diikuti oleh warga, petani, dan pengembang proyek perumahan di sekitar lokasi tanah yang disengketakan tidak membuahkan hasil karena belum ada titik temu.

Edi Casmanto salah seorang perwakilan warga menyampaikan bahwa pihakya yang terdiri dari warga, petani, maupun pengembang proyek perumahan sepakat berencana memberikan ganti untung sebesar Rp 300 juta kepada Muchlani yang mengklaim sebagai pemiliknya.

"Kami mau membayar ganti untung kepada Muchlani 300 juta jika yang bersangkutan mampu membuktikan legalitas kepemilikan tanah tersebut dan Muchlani sampai sa'at hanya bisa menunjukan kepemilikan letter c dan letter c tanah itu atas nama Soedaryo bukan Muchlani berikut sebuah kwitansi jual beli. Intinya kalau Rp 300 juta tidak diterima, kita akan tempuh jalur hukum," tegas Edi Casmanto.
 
Di akhir musyawarah, Camat Taman Fauazan menyampaikan agar Pemdes Kaligelang nantinya kembali mengadakan musyawarah desa untuk meninjau ulang kemampuan ganti untung kepada pihak yang mengklaim pemilik tanah. "Hari ini belum ada titik temu akan menempuh jalur hukum atau memberi ganti untung ke pihak pemilik tanah ," pungkas Fauzan.

Sengeketa tanah ini mencuat ketika tanah yang berupa jalan penghubung antara Desa Kaligelang ke Desa Taman ditutup permanen oleh ahli waris dan setelah dilakukan mediasi portal tersebut dibongkar dan sebagai gantinya dipasang papan portal pengumuman ke pemilikan tanah dari ahli waris. ( Joko Longkeyang )
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jalan Diportal, Warga Kaligelang Geruduk Balai Desa

Terkini Lainnya

Iklan