iklan

Iklan

iklan

terkini

Sidang Perdata 18.Pdt.G/2022/PN.MPW Dua SHM Milik Furniati Ghozali Tidak Benar, Batas Tanah Sebelah Timur Adalah Laut Bukan Sungai (Bagian 1 dari dua tulisan)

01/08/2022, 19:11 WIB Last Updated 2022-08-01T12:31:30Z
Sidang Perdata kepemilikan Tanah di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Dengan Agenda Keterangan Saksi.

EMSATUNEWS.CO.ID, MEMPAWAH - Sidang Perdata perkara Nomor 18.Pdt.G/2022/PN.MPW di pengadilan Negeri Mempawah terus berjalan. Sidang kepemilikan dua bidang tanah yang terletak di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. 

Berdasarkan SHM nomor 542. NIB. 14.14.07.04.08748, luas 14,760 M² penerbutan serifikat tanggal 27 Juni 1991 gambar situasi nomor 8990/1989 dan SHM nomor 543, NIB 14.14.07.07.08746, luas 14.360 M² penerbitan sertifikat tanggal 27 Juni 1991, gambar situasi nomor 8991/1989. Terkait hal demikian, Funiati Ghozali melalui kuasa hukumnya Gloria Sanen dan timnya menggugat Veronika, Petronika, Angela Fransiska dan Agnes Memel melalui kuasa hukumnya, Andel, SH, MH dan tim.

Usai Sidang Tim Kuasa Hukum Tergugat, Andel SH (Tengah di bawah) beserta tim dan masyarakat Kuala Dua.

Pihak penggugat melalui kuasa hukumnya, Sanen mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum, karena tergugat menguasi tanah milik penggugat (Funiati Ghozali).

Namun, pihak tergugat melalui kuasa hukumnya Andel, SH,MH menegaskan bahwa alasan penggugat memilili dua bidang tanah yang terletak di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Tidak Benar. 

"Kepemilikan dua SHM atas nama Funiati Ghozali tidak benar. Karena, Abdul Hadi pemilik pertama sertifikat Hak milik nomor 542 dan 543 yang terbit tanggal 27 Juli 1991 yang diperoleh berdasarkan peralihan hal atas tanah yang di kuasi negara berupa hak berkas pakai nomor 2064, pada kenyataannya baik Abdul Hadi dan Bujang hanya memiliki hak milik saja, "jelas Andel kepada awak media ketika di konfirmasi usai sidang di Pengadilan Negeri Mempawah, Kamis (28/7/22).

Lanjut Andel, penggugat tidak mengetahui secara jelas letak tanah dan tidak pernah memelihara, menggelolah dan menguasi fisik tanah objek dari dua sertifikat hak milik tersebut.

Gambar bidang tapal batas tanah di sertifikat no 543.

"Karena, pada tahun 2008 tanah bagian sebelah selatan pada saat terlaksananya peralihan hak atas dua SHM dari Harianto Ghozali menjadi atas nama penggugat dengan PT. KKT, "kata Andel di dampingi timnya.

Selain itu pula, Andel dengan keras mengatakan, penggugat juga tidak mengetahui tanam tumbuh serta bangunan yang berdiri diatas tanah milik para tergugat yang merupakan objek sengketa.

"Penggugat tidak dapat menjelaskan berapa panjang, lebar dan luas tanah yang di kuasi para tergugat,"ucap Andel.

Pada sidang hari Kamis (28/7/22) kemarin, agenda keterangan saksi dari penggugat, sebagai Ketua Majelis Hakim, Yeni Erlita, SH Hakim Anggota l, Dimas Widiananto, SH,MH, Hakim Anggota II, Wienda Kresnantyo, SH dan selaku Panitera Pengganti, Hanny Puspasari. Pihak penggugat menghadiri dua orang saksi untuk memberikan keterangan terkait kasus perkara ini. 

Gambar bidang tanah di dalam sertifikat no 542.

Di persidangan itu, salah satu saksi mengatakan bahwa terkait batas dua SHM itu, bagian batas sebelah timur yang berbatasan dengan Sungai Kapuas.

Keterangan saksi, langsung di bantah keras oleh kuasa hukum tergugat, Andel, SH dan tim. Dengan tegas Andel mengatakan bahwa keterangan saksi adalah kabur dan tidak jelas. Didalam SHM bahwa batas wilayah timur berbataskan dengan sungai, namun pada kenyataannya adalah laut

"Keterangan saksi tidak mengetahui sebenarnya masalah tapal batas di SHM yang sebenarnya adalah laut bukan sungai, " tegas Andel.

"Berdasarkan di dalam sertifikat bidang ukur gambar nomor 542 dan 543 bahwa sebelah timur bertuliskan laut," kata Andel 

Sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Kamis tanggal 4 Agustus 2022 di Pengadilan Negeri Mempawah dengan angenda sidang Pembuktian dari Penggugat. (*)

Penulis : Welly Harpendi emsatunews.

-Bersambung-
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sidang Perdata 18.Pdt.G/2022/PN.MPW Dua SHM Milik Furniati Ghozali Tidak Benar, Batas Tanah Sebelah Timur Adalah Laut Bukan Sungai (Bagian 1 dari dua tulisan)

Terkini Lainnya

Iklan