iklan

Iklan

iklan

terkini

Soft Launching Mesin Pengolah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Karya SMK Satyapraja 2 Petarukan Bekerjasama Perhimpunan Alumni Jerman, Ini Kata Bupati Pemalang.

15/07/2022, 22:57 WIB Last Updated 2022-07-16T01:36:21Z
EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG - Di Indonesia, persoalan sampah menjadi prioritas ketiga. Pertama yaitu kesehatan. Kedua, pendidikan dan ketiga adalah persampahan.

Demikian disampaikan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo dalam kegiatan soft launching mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar buatan SMK Satyaparaja 2 Petarukan bekerjasama dengan perhimpunan alumni Jerman bertempat di lapangan sekolah setempat, Jumat (15 Juli 2022).

Bupati Agung mengatakan bahwa dalam mengatasi masalah persampahan merupakan hal yang sangat luar biasa. Maka harapannya kedepan sampah-sampah ini nantinya bisa diproduksi.

"Tidak hanya di SMK Satyapraja saja, tapi juga mungkin diseluruh wilayah Kabupaten Pemalang dan bahkan bisa dikirim ke luar daerah," ujarnya.

Bupati Agung tak henti-hentinya memberikan apresiasi kepada SMK Satyapraja 2 Petarukan karena telah mampu menciptakan mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar. Menurutnya, apa yang telah mereka lakukan bukan hal yang biasa-biasa saja. Mereka telah melakukan riset dan inovasi yang luar biasa.


"Tak tanggung-tanggung mereka bekerjasama dengan alumni Jerman," tandas bupati.

Dengan diciptakannya mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar, bupati menilai, ini merupakan salah satu kebanggaan Pemalang. Ia pun mengaku semangat dengan adanya kegiatan soft launching mesin tersebut. Bahkan, kata dia, kondisi badannya yang semula kurang sehat, mendadak menjadi sangat sehat.

"Dengan adanya mesin ini, insya Allah akan ada peningkatan kesehatan di Kabupaten Pemalang," harapnya.

Bupati menyebut mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar ini dalam pengoperasiannya dipastikan aman. Kepastian itu berdasarkan rekomendasi dari para pembuat mesin tersebut yang bekerja sama dengan SMK Satyapraja 2 Petarukan.

Dia meyakini tidak semua daerah bisa membuat mesin tersebut. Dia ingin Pemalang menjadi pionir.

"Apresiasi untuk ketua yayasan dan semua civitas SMK Satyapraja Kabupaten Pemalang. Mudah-mudahan dengan apa yang sudah kita lakukan ini akan membuat kita dikenal. Bukan hanya ditingkat Pemalang saja, tapi ditingkat propinsi bahkan nasional," pungkasnya.


Dari pantauan di lokasi, soft launching mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar dilakukan bupati ditandai pemencetan tombol sirine dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita.

Setelah itu bupati bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkeliling untuk melihat lebih dekat jenis sampah plastik yang digunakan sebagai bahan baku untuk diolah menjadi bahan bakar dan contoh produk yang dihasilkan dari mesin tersebut, seperti solar, bensin dan minyak tanah.

Bupati bersama rombongan juga melihat langsung mesin tersebut dan sekaligus mendapat penjelasan dari Ahmad Juang Pratama MR selaku teknisi mesin terkait proses pengolahan sampah plastik mulai dari tungku hingga hasil.

Penulis : Yanto
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Soft Launching Mesin Pengolah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Karya SMK Satyapraja 2 Petarukan Bekerjasama Perhimpunan Alumni Jerman, Ini Kata Bupati Pemalang.

Terkini Lainnya

Iklan