iklan

Iklan

iklan

terkini

Mardiyanto Belum Puas Atas Pemindahan Jabatan Dirinya Dari Sekdin Kesehatan Menjadi Fungsional Guru

25/05/2022, 19:48 WIB Last Updated 2022-05-25T13:02:48Z
EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG - Mardiyanto mengaku masih belum puas dengan jawaban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang soal pemindahan tugas dirinya dari Sekertaris Dinas (Sekdin) Kesehatan Kabupaten Pemalang menjadi fungsional guru di SMPN 1 Bantarbolang. Tetapi dirinya tetap akan merespon apa yang dilakukan oleh Pemkab.

Mardiyanto mengatakan terkait tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran merit sistem yang disampaikan ke Komisi ASN di Jakarta. Menurutnya, KASN telah mengeluarkan hasil pengawasan melalui Surat Rekomendasi KASN tertanggal 29 Maret 2022 lalu.

"Dari surat rekomendasi KASN, Bupati Pemalang selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) telah membalas surat kepada KASN dengan surat tertanggal 17 April 2022. Perihal tindak tanjut atas rekomendasi terhadap surat Bupati Pemalang," kata Mardiyanto, Rabu 25 Mei 2022.

Dikatakan bahwa KASN kembali mengirimkan surat tanggapan dengan surat tertanggal 12 Mei 2022. Dengan perihal surat tanggapan Kabupaten Pemalang yang intinya mempertanyakan kembali klausul 'pengembalian secara bertahap
berdasarkan kebutuhan organisasi'.

"KASN menganggap Bupati Mukti Agung Wibowo selaku PPK masih belum menindaklanjuti surat rekomendasi KASN dan meminta agar tetap menindaklanjuti hasil rekomendasi yang dikeluarkan oleh KASN dengan kejelasan waktu," tutur Mardiyanto.

Terkait hal tersebut, tentunya KASN
menunggu jawaban Bupati sebagai PPK dalam 14 (empat belas) hari kerja, pertanggal 12 -26 Mei 2022 untuk melaporkannya kembali perkembangan kepada KASN.

"Intinya kami menyampaikan bahwa KASN telah membuat surat yang kedua ke Kabupaten Pemalang untuk segera menindaklanjuti rekomendasi dari KASN yang pertama pertanggal 22 Maret 2022," ujar dia.

Mardiyanto bilang dirinya menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada KASN. Karena wadah dari ASN itu adalah KASN yang menjalankan undang-undang. Namun secara pribadi Ia akan menuntut haknya karena gagalnya sistem merit di Kabupaten Pemalang.

"Menuntut itu pasti. Karena kami selaku ASN diperlakukan tidak adil dan kita punya lembaga yang menaungi ASN yaitu KASN. Kita tetap menempuh jalur yang sesuai dengan aturan ke level yang lebih tinggi yaitu Kemendagri melalui gubernur dan presiden," tegasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemalang, MA Puntodewo membenarkan adanya surat balasan KASN tertanggal 12 Mei 2022. Surat tersebut juga sudah diterima oleh bupati.

Menurut Puntodewo, rekomendasi itu harus ditindaklanjuti dengan tindakan balasan 14 hari kerja. Nantinya kata dia tetap akan ada tindaklanjutnya. Hanya saja rekomendasi dari KASN itu akan dilaksanakan Pemkab Pemalang secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

"Rekomendasi itu sebagian besar bisa dilaksanakan pemkab. Kita patuh dengan rekomendasi KASN sesuai dengan ketentuan yang ada dan tak menimbulkan masalah baru," pungkasnya.

Penulis: Sasongko
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mardiyanto Belum Puas Atas Pemindahan Jabatan Dirinya Dari Sekdin Kesehatan Menjadi Fungsional Guru

Terkini Lainnya

Iklan