Iklan

terkini

Akibat Alih Fungsi, Lahan Pertanian di Kec. Bantarkawung Berkurang

17/02/2022, 22:16 WIB Last Updated 2022-02-17T15:16:52Z


EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Jumlah luas lahan pertanian di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes sejak pengukuran akhir yaitu tahun 2015 sampai sekarang belum dilakukan pengukuran ulang. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Bantarkawung,  Raswanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/2/ 2022).

Raswanto menjelaskan, luas lahan pertanian di Kecamatan Bantarkawung tercatat 3.984 Hektar (Ha)  dan berdasarkan pengukuran yang dilakukan intansi BPP bersama Dinas Pertanian Kabupaten Brebes dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten, m
elalui GPS pada tahun 2015 silam jumlah tersebut mengalami peningkatan luas lahan sekitar 600 Ha, karena sebelumnya pada saat pengukuran di tahun 2008 tercatat total 3.330 Ha. bebernya

Dijelaskan Raswanto peningkatan tersebut di perkirakan terjadi karena ada pengalihan fungsi lahan, dari yang semula bersetatus lahan kuning (perkebunan/tegalan) menjadi lahan hijau basah (persawahan).

"Terakhir pengukuran kita lakukan di tahun 2015   bersama Dinas Pertanian Kabupaten dan BPN Brebes, tercatat 3984 Ha yang sebelumya di tahun 2008 sekitar 3.330 Ha artinya mengalami peningkatan sekitar 654 Ha," jelas Raswanto.

Lanjut Raswanto, semejak pengukuran terakhir di 2015 hinggaa sekarang 2022 belum juga dilakukan kembali pengukuran ulang, sehingga untuk jumlah lahan pertanian saat ini pihaknya belum bisa menjelaskan secara total areal keseluruhannya. "Pasalnya saat ini dari tahun 2015 banyak sekali pengalihan fungsi lahan dari sawah menjadi bangunan, seperti kator intansi atau sekolahan juga alih pungsi dari sawah menjadi Pemukiman," katanya.

Raswanto menambahkan, ketika dirinya mendapat pertanyaan terkait maraknya penjualan Kapling di area lahan pesawahan di Kecamatan Bantarkawung, pihaknya hanya ikut prihatin karena penjualan kapling di lahan tanah persawahan, dimungkinkan berkurangnya lahan pertanian produktif seperti sawah karena beralih fungsi menjadi bangunan atau pemukiman.

"Diharapkan dengan kondisi saat ini stabilitas pangan tetap terjaga dan produksi pertanian tetap stabil, syukur - syukur terus meningkat guna menopang kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat," pungkas Raswanto  yang 
sekaligus salah satu pengurus di Lembaga Ketahanan Pangan Kecamatan Bantarkawung- (yayan)

Editor : imam
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Akibat Alih Fungsi, Lahan Pertanian di Kec. Bantarkawung Berkurang

Terkini Lainnya

Iklan