Iklan

Iklan

iklan

Iklan

terkini

Putusnya Jembatan Kamal Penghubung Kecamatan Bantarkawung - Larangan Berdampak Anak Sekolah Terlambat Masuk Sekolah

08/01/2022, 11:12 WIB Last Updated 2022-01-08T04:12:02Z
BREBES - Warga disejumlah wilatah RW di Dusun Karangbokong, Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes,  nyaris terisolasi akibat jembatan penghubung antar kecamatan mengalami  putus di terjang banjir, pada beberapa waktu yang lalu.

Kepala Desa (Kades) Kamal, Tasim mengatakan pihak merasa prihatin terhadap warganya karena warga yang berada di lima RW ini harus melintasi  dan memutar arah dibeberapa desa di Kecamatan Ketanggungan dengan menempuh jarak sekitar 1,5 jam manakala ingin menuju ke ibukota kecamatan Larangan pasalnya mereka harus menempuh perjalan melalui beberapa desa  diantara  Desa Sindang Jaya, Cikeusal Kidul, Cikeusal Lor, Baros, Karang Malang.

  
Dikatakan Tasim padahal jika melintas jembatan yang putus itu, mereka hanya menempuh waktu singkat hanya 25 menit ke ibu kota kecamatan.ujar Tasim melalui hanphonenya,  Sabtu (8/1/2022).

Menurut Tasim kondisi putusnya jembatan itu juga berdampak pada dunia pendidikan. Siswa Madin, SDN Karangbokong 2 dan SMPN 5 Larangan asal RW 06 harus menyeberang sungai agar bisa sekolah itupun manakala kondisi nornal atau  aliran sungai tidak mengalami deras mereka turun melintas sungai namun sebaliknya kondisi saat sungai mengalami deras mereka melintas diatas jembatan yang putus tuturnya

"Kondisi arus Kali Rambatan itu deras dan berbahaya. Jadi kalau lagi banjir dan arusnya deras terpaksa menyeberang di jembatan yang putus. Padahal jembatan itu ditutup karena berbahaya. Tapi bagaimana lagi, dari pada terbawa arus sungai," terangnya.

Sementara Camat Larangan, Eko Supriyanto, menjelaskan jembatan tersebut memiliki panjang 30 meter, lebar 5 meter dan melintang di atas Sungai Rambatan. Akibat kejadian ini, akses transportasi antara dua kecamatan yakni Kecamatan Larangan dan Bantarkawung melewati Jemasih Ketanggungan terputus.

"Akses dua kecamatan, Larangan dan Bantarkawung terputus," terangnya.

Menurtnya, beberapa waktu lalu, jembatan tersebut mengalami patah pada badan jembatan. Kondisi ini diperparah setelah terjadi hujan lebat sehingga konstruksi jembatan ambles hingga  badan jembatan tersebut putus.

"Kondisi Jembatan putus dikarenakan konstruksi jembatan tidak kuat menahan luapan air sungai. Bagian tebing terkikis, dinding penyangga tidak kuat menahan badan jembatan dan putus. Sementara tidak bisa dilewati oleh kendaraan dan ditutup," ungkapnya - (imam)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Putusnya Jembatan Kamal Penghubung Kecamatan Bantarkawung - Larangan Berdampak Anak Sekolah Terlambat Masuk Sekolah

Terkini Lainnya

Iklan