Iklan

Iklan

iklan

Iklan

terkini

Pemberhentian Dua Pegawai Pemerintah Non PNS di Kemenag Brebes Menuai Protes

05/01/2022, 23:52 WIB Last Updated 2022-01-05T16:52:33Z
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Pemberhentian terhadap dua staf  PPNPN (Pegawai Pemerintah Non PNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes,  pada akhir Desember 2021 lalu, menuai protes.

Kedua staf tersebut Resti dan Lestari, yang merupakan PPNPN di bagian PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kankemenag Brebes, mereka  menyatakan kekecewaannya karena sebelumnya mereka tidak pernah mendapatkan Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, ataupun SP3 sebelum dirumahkan.

Resti mengaku kecewa atas pemberhentian sepihak itu, apalagi dirinya merasa bahwa kinerjanya sudah baik selama kurang lebih 3 tahun bekerja di kantor tersebut.

“Saya merasa kecewa dengan keputusan itu, karena pemberhentian kontrak saya tidak diberitahukan sejak pertengahan tahun 2021 atau beberapa bulan sebelum pemutusan kontrak sehingga saya bisa persiapan mencari pekerjaan di tempat lain untuk menyambung hidup,” ungkapnya, Rabu (5/1/2022).

Hal senada juga diucapkan Lestari pihaknya menilai jika memang alasannya tidak ada anggaran kenapa ada 4 orang penerimaan PPNPN yang baru, yaitu 2 orang tenaga kebersihan, 1 orang satpam 1, dan 1 orang tenaga administrasi, terlebih 1 orang untuk menggantikan posisi mereka.

“Kalau alasan lain pemberhentian terkait harus berpendidikan S1, kenapa tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Saat ini saya juga sedang menempuh pendidikan S1, seharusnya mempertimbangkan pengabdian kami selama 3 tahun, bukannya menerima pegawai baru,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kemenag Kabupaten Brebes, Fajarin M.Pd yang didampingi Mad Soleh selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha menerangkan, jika pemberhentian itu sudah melalui mekanisme/prosedur Peraturan Menteri Agama tahun 2019, nomor surat 02, dimana untuk bagian PTSP minimal harus yang berijazah S1 dan sekarang sudah ada penerimaan PPNPN baru dengan syarat S1.

“Kita rekrutmen dengan terbuka untuk umum. Mengenai anggaran Dipa 2022, supir kepala yang dulunya PNS sekarang diisi PPNPN, kemudian yang tadinya satpam kita tarik menjadi supir,  terang Mad Soleh ķepada awak media.

Dikatakan Soleh, untuk bagian satpam 1 dan tenaga kebersihan kita rekrut 2 orang. Kemudian di bagian administrasi untuk pengisi bagian PTSP yang dulunya 2 orang kita jadikan 1 orang dari tenaga PPNPN yang berijazah S1 dimana tanpa pengalaman kerja tidak masalah.(imam)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pemberhentian Dua Pegawai Pemerintah Non PNS di Kemenag Brebes Menuai Protes

Terkini Lainnya

Iklan