Iklan

Iklan

iklan

Iklan

terkini

Melalui Keadilan Restoratif.Kejari Brebes Bebaskan Dua Perkara

14/01/2022, 19:16 WIB Last Updated 2022-01-14T12:16:56Z
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menghentikan penuntutan terhadap kasus pencurian yang dilakukan Yusuf warga Desa Cenang, Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes mencuri secara terpaksa  seekor ayam untuk membeli susu bagi anaknya dan berdasarkan Restorative Justice atau keadilan restoratif.

Yusuf yang  sempat diamuk masa dan sepeda motor di rumahnya dirusak warga yang emosi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Brebes Mernawati, mengatakan perkara itu dapat diselesaikan di luar proses persidangan setelah kedua pihak sepakat berdamai.

“Alhamdulillah, kami sudah dapat menghentikan penuntutan perkara pidana umum dengan proses Restorative Justice sesuai aturan yang berlaku,” kata Mernawati, Kamis (13/1/2022) kemarin.

Sementara Kuasa Hukum Negara yang mendampingi Pelaku  Yusuf,  Tunya, mengatakan pihaknya mengapresiasi upaya keadilan restoratif yang diambil Kejari Brebes.

Tunya menyebutkan  jika apa yang dilakukan pelaku lantaran kondisi kesulitan ekonomi. Saat itu, sebelum mencuri ayam pelaku kebingungan lantaran anaknya menangis dan kehabisan susu.

"Pada saat mslam anaknya menangis, klien saya kebingungan karena susu anak di rumah habis. Kemudian keluar rumah, lihat ada dua ekor ayam berkeliaran. Saat menangkap ayam, kepergok warga dan dilaporkan ke pihak kepolisian,” katanya

Selain kasus pencurian ayam, kejaksaan juga menghentikan perkara kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas tol Pejagan-Pemalang.

Kasipidum Kejari Brebes Parabowo Saputro mengatakan, Restoratif sebagai upaya penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan. Yakni dengan mengedepankan mediasi antara pelaku dengan korban dilaksanakan sesuai Peraturan Jaksa Agung (Perja) No 15 tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan Restorative Justice.

Dua perkara yang kami usulkan setuju untuk dihentikan penuntutan, berdasarkan keadilan restorative. Dalam hal ini kami juga melibatkan tokoh masyarakat ataupun tokoh agama setempat,” katanya
Dikatakan Parabowo  tidak semua perkara tindak pidana umum dapat atau bisa diproses Restorative Justice. Sebab, salah satu syaratnya harus sudah berdamai antara tersangka dengan saksi korban atau pihak korban tuturnya - (imam)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Melalui Keadilan Restoratif.Kejari Brebes Bebaskan Dua Perkara

Terkini Lainnya

Iklan