Iklan

terkini

Tempuh Jalur Hukum, Pelanggan IndiHome Bogor Yang Dirugikan Melaporkan ke BPKN

11/12/2021, 20:18 WIB Last Updated 2021-12-12T13:21:25Z


EMSATUNEWS.CO.ID - BOGOR -  Pelanggaran hukum yang dilakukan pihak IndiHome dari PT Telkom terkait pelayanan yang dialami oleh pelanggannya yakni Ari Munandar, terus berlanjut. Ari bertekad meneruskan kasus kerugian yang dialaminya sebagai pelanggan ke jalur hukum. Walaupun sudah dilakukan pertemuan antara pihak PT Telkom dengan pelanggan yang dirugikan itu, namun hingga saat ini tidak menemui titik terang dan solusi terbaik. Sehingga Ari Munandar sebagai pihak yang dirugikan terus melanjutkan kasusnya ke jalur hukum agar kasusnya terang menerang.



Untuk mendapatkan kepastian hukum, Ari Munandar akhirnya melaporkan kasus yang dialaminya ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Laporan Ari Munandar diterima oleh BPKN bernomor 12 yang diterima oleh Boby selaku penerima laporan di BPKN, di Graha BPKN RI, Jl. Jambu No.32, RT.5/RW.2, Gondangdia, Kec. Menteng, Jakarta, Jumat (10/12/2021).



"Laporan kami sudah diterima oleh pihak BPKN tadi siang," ungkap Ari Munandar kepada wartawan, Minggu (12/12/2021).



Dengan adanya laporan ke BPKN, Ari berharap pihak BPKN melakukan langkah-langkah untuk segera menangani kasus yang terjadi. "Kami ingin ada tindak lanjut atas laporan kami. Yaa, kita tunggu langkah dari pihak BPKN," jelasnya.



Sebelumnya, Ari Munandar salah satu pelanggan IndiHome di Bogor, Jawa Barat melayangkan surat somasi kedua kepada PT Telkom Bogor atas pelayanan yang dinilai merugikan dirinya selaku konsumen. “PT Telkom Bogor dinilai diskriminatif, dan tidak mematuhi aturan terkait kebijakan kompensasi bebas denda dan perpanjangan masa bayar dari dampak gangguan jaringan JASUKA (Jawa, Sumatra, dan Kalimantan) pada September 2021,” ungkapnya, Senin (15/11/2021).




Ari menceritakan, dirinya mengalami pemutusan jaringan IndiHome secara sepihak pada tanggal 21 september 2021. Alasannya, konsumen yang terdaftar sebagai pelanggan Platinum Indihome ini terlambat melakukan pembayaran di bulan September 2021. Padahal, ungkap Ari, PT Telkom Indonesia melalui Vice President Marketing Management E. Kurniawan menyatakan akan memberikan kompensasi bebas denda dan perpanjangan masa bayar, termasuk kompensasi gratis open channel dari tanggal 26 September hingga 15 Oktober 2021 sebagai dampak gangguan jaringan JASUKA.



“Kompensasi itu tidak didapatkan oleh saya. Seharusnya pihak Indihome Telkom Bogor tidak melakukan pemutusan jaringan sepihak apabila patuh dan taat terhadap kebijakan PT Telkom terkait adanya perpanjangan pembayaran hingga 25 September 2021,” jelasnya. (FIRMAN)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tempuh Jalur Hukum, Pelanggan IndiHome Bogor Yang Dirugikan Melaporkan ke BPKN

Terkini Lainnya

Iklan