iklan

Iklan

iklan

terkini

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Difabel Berharap Diberi Peluang Berkarya

20/12/2021, 20:30 WIB Last Updated 2021-12-20T13:30:01Z
EMSATUNEWS.CO.ID, KAJEN  -  Pemerintah Kabupaten Pekalongan  mengayomi , melindungi  dan memberikan hak yang sama kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Pekalongan  khususnya untuk para penyandang disabilitas. Pemerintah juga akan selalu mendukung program –program dari disabilitas.  Hal ini disampaikan Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi saat hadir dalam acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional  (HDI) DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pekalongan yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Pekalongan, pada Minggu (19/12) siang.

Selain mengucapkan selamat memperingati HDI kepada para difabel dan menyemangati agar mereka tidak berkecil hati, Riswadi juga mengapresiasi seni yang disuguhkan oleh para difabel pada acara tersebut. “ Kepada Bapak/ibu yang hadir, yang secara fisik mungkin tidak sama dengan yang lain, jangan merasa kecil hati karena apapun secara batiniah, bapak/ ibu sama. Tadi juga memberikan kreasi, ternyata tidak kalah dengan orang-orang  yang mempunyai postur tubuh yang normal. Bahkan bisa menyuguhkan seni dangdut, tari dan yang lain, “ puji  Riswadi.

Riswadi menyampaikan pemerintah daerah telah  mengeluarkan program bagi penyandang disabilitas, salah satunya adalah pencatatan data disabilitas. “Yang belum punya e-ktp, program kami di Dukcapil adalah jemput bola. Jemput bola ini dalam rangka mendata  jumlah disabilitas di kabupaten Pekalongan. Ternyata datanya lebih dari 5000. Maka jika ini tidak terdata, otomatis mereka tidak memperoleh hak-hak yang lain. Karena sekarang apapun, semisal untuk menghitung angka kemiskinan, pengangguran, bantuan social seperti BLT, BST, semua by data, “ terangnya.

Melalui  program  jemput bola untuk pembuatan e-ktp  tersebut, Riswadi berharap  para penyandang diasabilitas memperoleh hak yang sama dari sisi data.  Sementara dari sisi yang lain, lanjutnya, pihaknya telah menginstruksikan ke Dinas sosial agar serigit mungkin dalam mendata serta membntu apa yang di butuhkan para difabel. 

Lebih lanjut Riswadi menyarankan PPDI  untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah. “Yang penting kunci keberhasilan bekerja adalah komunikasi dan koordinasi. Mari kita junjung tinggi dan jangan putus asa, selalu berkarya dan berkoordinasilah dengan  Pemkab, “pungkas Riswadi.

Sementara itu Ketua  DPC PPDI Kabupaten Pekalongan, Dirham,  dalam momentum peringatan HDI kali ini berharap hak-hak  disabilitas sebagai warga negara  lebih dihargai dan dihormati, serta diberi peluang untuk berkarya. “Dengan terbitnya Perda nomor 2 tahun 2020 tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas, kami berharap hak disabilitas sebagai warga negara  lebih dihargai dan dihormati. Sungguh kami sangat menyayangkan kalau masih ada diskriminasi terhadap penyandang disabilitas.Kami ingin menjadi subjek, bukan objek,” ungkap Dirham.

Dirham menambahkan,  meskipun beberapa  undang-undang  telah mengakomodir hak-hak difabel namun masih ada beberapa peraturanyang diskriminatif dan memperlemah posisi  difabel untuk mendapatkan keadilan. “Oleh karena itu kami mengharap peran serta Pemda untuk mengimplementasikan hal tersebut,” pintanya. 

Pada kesempatan peringatan HDI dengan tema ‘ Kepemimpinan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Menuju Tatanan Dunia yang Inklusif, Aksesible dan Berkelanjutan Pasca Covid-19’ kali ini dilakukan juga  penyerahan  bantuan berupa sembako dan  alat bantu disabilitas. (Ar/Aw)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Peringati Hari Disabilitas Internasional, Difabel Berharap Diberi Peluang Berkarya

Terkini Lainnya

Iklan