iklan

Cloud Hosting Indonesia

Iklan

iklan

terkini

Berisik Malam Dibalik Pintu

31/12/2021, 08:14 WIB Last Updated 2021-12-31T01:16:53Z


 Cerpen Karya : Tuko Chaeron,S.Pd


Pagi ini anak-anak Pak Hamid telah bersiap-siap untuk kembali ke rumah kos masing-masing karena lusa merupakan hari pertama kegiatan belajar mereka. Hasan anak  pertama Pak Hamid kuliah di Surabaya, sedangkan adiknya Husin kuliah di salah satu perguruan tinggi di Semarang. Mereka baru selesai masa liburan panjangnya di rumah. Hari ini mereka akan kembali kegiatannya di bangku sekolahnya.

“ Hasan, Husin !, nanti kalian naik bus antar provinsi yang sama aja ya, karena kalian kan satu arah!” pesan Pak Hamid pada anak-anaknya.

“ Baik Yah !” jawab mereka.

“ Oh ya, ayah ibu jaga kesehatan ya!, Insya Allah kami akan pulang lagi libur semester depan !” ujar Hasan mewakili adiknya juga.

“ Ya, Insya Allah,.. semoga kalian juga diberi kelancaran dan kesuksesan dalam belajar ya!” jawab Pak Hamid.

Lalu kedua anak Pak Hamid   bersalaman pamitan kepada kedua orang tuanya dan bergegas naik ojeg menuju terminal bus antar kota.


Rumah Pak Hamid terasa sepi kembali, karena hanya dihuni oleh Pak Hamid dan Bu Aminah isterinya.

Malam pertama setelah anak mereka kembali ke tempat belajarnya, Pak Hamid dan Bu Aminah mulai merasakan sepi. Keluarga Pak Hamid  memang keluarga yang mengesankan. Terlihat harmonis ayah,ibu dan anak-anaknya. Kerukunan dan keakraban mereka sangat disenangi masyarakat sekitar.

Malam yang terasa sepi itu, mereka lalui dengan menonton TV hingga rasa kantuk mereka datang.

“ Bu.., udah jam 9 malam nih Bu !” tunjuk Pak Hamid kearah jam dinding pada isterinya.

“ Iya Pak, ..kita tidur aja yuk !” ajak Bu Aminah dengan wajah terlihat kecapaian.

“ Ayo Bu” jawab Pak Hamid sambil merangkul Bu Aminah ke kamar.

Mereka merebahkan badan mereka diatas tempat tidur yang terlihat masih empuk dan nyaman.

Hingga akhirnya mata merekapun terpejam dengan sendirinya karena rasa kantuk yang menghinggapi kedua orang tua yang berusia sudah 50 tahunan.

Hening malam seperti memulaskan istirahat mereka, seolah hanyut terbawa rasa bahagia kebersamaan dengan anak-anak mereka yang baru berlalu.

Tiba-tiba terdengar suara gemrincing berkali-kali didalam kamar tidur mereka.

Pak Hamid terjaga dari tidurnya, menoleh-nolehkan matanya . Dilihatnya Bu Aminah masih terlelap kecapaian.

“ Ah ibu pulas sekali, semoga kamu sehat isteriku !” ujarnya dalam hati.

Pak Hamid masih bertanya-tanya suara apakah tadi yang membuatnya terbangun.

Diamatinya seisi kamar, tapi tak ia temukan apa-apa. Ia pun merebahkan kembali untuk melanjutkan tidurnya.


Keesokan harinya Pak hamid menceritakan kejadian semalam kepada isterinya.

“ Bu.., tidurmu pulas sekali semalam “ kata Pak Hamid

“ Iya Pak, ..maaf ya, aku gak ingat kamu deh !” jawab Bu Aminah dengan senyum-senyum.

“ Aku capai sekali Pak, jadi ya gitu ..he..he.. “ lanjut Bu Aminah.

“ Iya..gak apa apa, yang penting ibu sehat dululah” jawab Pak Hamid.

“ Tapi Bu.., semalam itu aku dibuat kaget oleh suara gemerincing di kamar, tapi kok gak ada apa-apa ya aku cari-cari !” cerita Pak Hamid.

“Terus suara apa ya Pak, kok misterius sekali ceritanya” sahut Bu Aminah sambil keluar roman takutnya.

“ Gak tahulah, saya juga merasa aneh, kayak ada yang mau ganggu kita, tapi gak kelihatan siapa dia” kata Pak Hamid.

“ Tapi sudahlah, semoga tidak terjadi lagi lah!” harap Pak Hamid.

Mereka pun kemudian melanjutkan aktifitasnya masing-masing ke tempat kerjanya.


Malam berikutnya seperti biasa, setelah mereka santai didepan layar TVnya, mereka lalu beranjak ke tempat tidurnya untuk beristirahat. Dalam istirahat malam tersebut, kembali Pak Hamid terbangun oleh suara memerincing di malam itu.

Pak Hamid pun kembali mencari sumber suara apakah itu. Ia mmengusap-usap dinding-dinding kamarnya, tapi tak menemukan apa-apa.

Ia kemudian ketempat tidur lagi dan memejamkan matanya. Kali ini ia tidak benar-benar memejamkan matanya, karena ia akan mengawasi rahasia suara gemerincing di malam hari itu.

Pak Hamid mencoba menenangkan hatinya dengan bacaan surat-surat pendek Alqur an dalam hatinya. Tiba-tiba ia terkejut lagi.

“ grincing..grincing..grincing “ suara itu mengusiknya.

Pak Hamid membuka matanya perlahan-lahan sambil masih tiduran. Ia kaget melihat kunci-kunci pintu yang tergantung dibalik pintu kamarnya bergerak – gerak. Tapi tak ia jumpai siapa yang menggerakkannya.

“ Ah…apakah ini yang disebut gangguan Jin ?” tanya Pak Hamid didalam hatinya.

“ Oh iya, ..kunci-kunci itu masih bergerak saja, makanya suaranya keras mengganggu” ucapnya dengan pelan sekali.

Dengan sedikit batuk-batuk, ia semakin fokus mengawasi benda dibelakang pintu kamarnya.

Diamati dengan seksama siapakah yang menggerakkannya. Ia kembali mengalihkan pandangannya setelah yang diamati sudah tidak terjadi apa-apa. Tiba-tiba terdengan suara gemerincing lagi. Dan kunci yang menggantung dibelakang pintu itu terlihat bergerak-gerak lagi.

Pak Hamid menoleh ke arah pintu lagi, tapi ia tidak bangun dari rebahannya.

Tiba-tiba terlihat berkelebat hitam dari bawah keatas pintu hingga menggoyangkan kunci-kinci tersebut. Suara gemerincingpun terdengar lagi.

“ Ahhh!!! rupanya kau penganggunya !” dilemparnya bantal Pak Hamid dengan reflek hingga terdengar , “Blagg!!!”suara pintu terkena bantal Pak hamid.

Bu Aminahpun kaget terbangun, “ Pakkk!!! Suara apa itu?” teriak Bu Aminah.

Pak Hamidpun tertawa geli melihat kekagetan isterinya.

“ Maaf Bu, aku mengagetkanmu dengan melempar bantal ini ke pintu” pinta Pak Hamid.

Lalu Pak Hamid melanjutkan bicaranya, “ Bu..ternyata yang mengganggu kita dengan suara gemerincing dua malam ini adalah itu tuh!” kata Pak hamid sambil menunjuk seekor tikus di atas daun pintu kamarnya.

“ O alah.., aku sudah merinding dari kemarin, eehh ternyata seekor tikus” jawab Bu Aminah.

“ hua.ha..ha..ha.. !!” mereka pun tertawa bersama, sambil mengusir tikus tersebut keluar kamarnya.

Semenjak tikus telah keluar dari kamar mereka , maka berisik malam dibalik pintu kamar mereka hilang. Mereka dapat beristirahat dengan nyaman.(*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Berisik Malam Dibalik Pintu

Terkini Lainnya

Iklan