Cloud Hosting Indonesia

Selasa, November 9

Penanganan Bendung Notog Kalinusu Bumiayu Kembali di Desain Ulang Guna Respon Aspirasi Petani

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Penanganan  kerusakan kondisi bendungan Notog di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes yang sempat tertunda beberapa tahun lalu saat ini kembali direspon Pemerintah.

Dengan mendesain ulang terkait usulan pengajuan penanganan agar bisa maksimal dan dimanfaatkan oleh para petani dalam aktifitas pertanian di Desa Kalinusu dan sekitarnya.

Hal tersebut terkuak adanya  kunjungan giat survey tim Dirjen Sumber Daya Air  Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan konsultan dari Semarang yang datang kelokasi bendung  guna dilakukan desain ulang gambar yang semula dengan usulan dana sekitar Rp 7 Miliar akan tetapi  alokasi dana dari Pemerintah kalau disesuaikan dengan luas areal hanya sekitar Rp 2,9 miliar  Senin (8/11/2021) kemarin.

Dini Arianti salah satu tim dari Perencanaan BBWS saat giat peninjauan di lokasi mengatakan untuk penanganan bendung tersebut sepakat dilakukan  mendesain ulang gambar dengan mengajukan perubahan anggaran dana pusat menjadi 2 kali lipat lebih agar penanganannya bisa secara maksimal.

Sementara H. Rozikin selaku Kepala PSDA Pemali  Hulu Bumiayu  menuturkan Tim Dinas tersebut dalam peninjauan di lokasi bendung Notog yang berada di Desa Kalinusu itu guna melakukan verifikasi croscek pencocokan dan singkronisasi kembali terkait  gambar dan rencana dari konsultan dengan realita kondisi di lapangan termasuk anggaran biayanya tuturnya saat mendampingi tim

Diungkapkan  Rozikin dalam kegiatan di lokasi tim membahas singkonisasi antara gambar rencana dengan biaya dari APBN  yang sesuai dengan luasan areal yaitu sekitar rp 2,9 miliar menjadi dua kali lipat yaitu sekitar Rp 6 miliar untuk membangun bendung baru di lokasi bendung lama. 

Dan sebagai alternatif lain manakala alokasi dana tidak bisa berubah, maka  akan membuat free intake dengan menarik keatas mulut bendung dengan pengambilan sekitar 500 meter atau sesuai dari hasil pengukuan nanti.

"Tim tersebut sepakat untuk mendesain ulang gambar volume disesuaikan dengan realita yang ada," ungkap Rozikin.

Lanjut Rozikin pihaknya mendukung adanya desain ulang dan berharap penanganan bendung Notog tersebut bisa terwujud dan direalisasikan guna bisa mensejahterakan para petani diwilayah kinerjanya  khususnya petani di Desa Kalinusu sekitarnya .(imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top