Cloud Hosting Indonesia

Jumat, November 19

Ditengah Pandemi Covid 19 Pemdes Terlangu Brebes Gelar Program PKTD Guna Pulihkan Ekonomi dan Kurangi Angka Pengangguran

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), di Kabupaten  Brebes dapat membuka Lapangan Pekerjaan Baru Bagi Masyarakat Desa Terlangu, Kecamatan Brebes.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa (Kades) Terlangu Hapy Agung Raharjo  di ruang kerjanya, Jumat (19/11/2021).

Hapy mengatakan kegiatan yang digelar di desanya disambut  antusias  oleh masyarakat sehingga pihaknya merasa bersyukur masyarakatkat bisa terbantu karena selain dapat memulihkan perekonomian, masyarakat juga bisa mengurangi pengangguran  di desanya.

Hapy mengatakan pihaknya metuturkan dengan adanya program padat karya masyarakat sangat terbantu di bidang perekonomian ditengah  pandemi Covid 19 saat ini sehingga masyarakat ada pemasukan tiap harinya untuk memenuhi kebutuhanya buat keluarganya katanya.

Dikatakan Hapy Sing penting wetenge wareg aja sampe ngelih (yang penting perutnya kenyang jangan sampe kelaparan) ujarnya.

Duterangkan Hapy  giat Padat Karya Tunai Desa adalah merupakan  program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya  yang miskin, bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakyat.

Lanjut Hapy  selain melalui Dana Desa, pembangunan desa diharapkan dapat lebih cepat menyelesaikan persoalan-persoalan di desa terutama yang terkait dengan kemiskinan, pengangguran. Untuk itu pelaksanaan program padat karya tunai desa diharapkan dapat menggerakkan ekonomi desa, serta mengembangkan kawasan pedesaan. 

Pelaksanaan program padat karya tunai desa diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, sehingga terjadi pemerataan ekonomi ke perdesaan sekaligus untuk mengatasi kesenjangan. Program padat karya tunai desa wajib mengutamakan sumber daya lokal, tenaga kerja lokal. 

Pengerjaan program padat karya tunai desa tidak boleh dilakukan dengan menggunakan kontraktor, melainkan secara swakelola oleh masyarakat desa. "Program padat karya tunai desa tidak hanya berasal dari anggaran dana desa, melainkan adanya juga alokasi anggaran kementerian/lembaga untuk program padat karya tunai desa pungkasnya - (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top