Cloud Hosting Indonesia

Senin, November 15

Dapat Bantuan Kementerian PUPR, Tazkia University Bangun Rusunawa

 



EMSATUNEWS.CO.ID - BOGOR - Tazkia University di Jalan Juanda, Citaringgul Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, melakukan ground breaking pembangunan Rusunawa, Senin (15/11/2021). Pembangunan Rusunawa yang diperuntukan bagi para mahasiswa Tazkia University, merupakan bantuan dana dari Kementrian PUPR senilai Rp80 Miliar.


Rektor Institut Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc, CFP, mengatakan, pihaknya telah diberikan amanah oleh Kementrian PUPR, karena memang sudah dalam perencanaan PUPR untuk membangun Rusunawa untuk mahasiswa dan mahasiswi Tazkia. Rusunawa ini dijadikan tempat tinggal bagi mereka yang biasanya terpilih menjadi asrama di dalam kampus dan memang sudah berjalan 2 tahun belakangan ini rencana membangun 2 lantai.


"Lalu kami meminta dan mengusulkan untuk menjadi 8 lantai yang anggarannya Rp080 miliar dan perlantai itu bakal lengkap. Mulai dari gedung, tempat tidur dan lemari  serta tempat belajar. Karena 1 kamar itu terdiri dari 4 orang dan kemungkinan gedung ini dapat menampung hingga 400 mahasiswa," ucapnya.


Ia menjelaskan, mahasiswa Tazkia dikombinasikan untuk mahasiswa menjadi pelaku UMKM, karena jarang untuk keluarga-keluarga muslim yang mengantarkan anaknya sampai ke jenjang serjana. Kepada para UMKM untuk harus tau bisnis islamic dan bisnis yang halal dengan prosesnya dan ini akan menjadi target kedepan yang bakal mencapai 1000 orang tahun depan. Rusunawa ini diperuntukan untuk mahasiswa laki laki saja, mereka berdekatan dengan masjid dan dapat gampang untuk masuk ke masjid kapan saja, karena jika perempuan agak ribet juga nanti akan merubah pemikiran laki lakinya yang bisa mengganggu belajar mengajar mereka.


"Sampai saat ini yang belajar baru 3 tahun mahasiswa dan mahasiswi yang tinggal di kampus Cilember di daerah puncak dan mereka tiap hari menargetkan hapalan dalam 1 tahun mencapai 10 juz. Nanti para mahasiswa akan fokus menjadi tahfid Al-Quran di Rusunawa ini," jelasnya.


Pembangunan Rusunawa, lanjut Murniati, ditargetkan selesai pada November 2022 mendatang. Sehingga di 2023 nanti sudah bisa dihuni oleh para mahasiswa. "Total itu ada 2.500 siswa. Jadi 350 siswa itu khusus hafidz untuk program S1 yang targetnya mencapai 30 juz, lalu yang 2200 siswa targetnya hanya 2 juz saja dan mereka tidak banyak di asrama, tetapi tinggal tidak jauh dari kampus," bebernya.


Sementara, Kepala Satker penyediaan perumahan Provinsi Jawa Barat, Dito Ferakhim dalam sambutan ground breaking menuturkan, pembangunan Rusunawa di kampus Tazkia ini mendapat perhatian langsung Bapak Menteri PUPR. "Mohon kontraktor menjaga kualitas pembangunan, karena Menteri PUPR memantau langsung pembangunan Tazkia University Apartement ini," pesannya.


Dito berharap dengan adanya pembangunan Rusunawa Tazkia ini bisa selesai tepat waktu dan hasil pembangunannya bermanfaat. "Soal perizinan juga mohon segera diurus dan diselesaikan. Kami juga akan memantau terus perkembangan tiap pembangunannya," tegasnya. (FIR)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top