Cloud Hosting Indonesia

Rabu, Oktober 6

PKTD Upaya Riil Mengentaskan Kemiskinan di Seluruh Desa Se Kabupaten Brebes

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Padat Karya Tunai Desa (PKTD) menjadi salah satu upaya mengentaskan kemiskinan dari Kabupaten Brebes. Apalagi, Brebes ini menjadi salah satu Kabupaten dengan intervensi kemiskinan ekstrim. Untuk itu, pengentasan kemiskinan harus dilakukan sedini mungkin lewat desa karena desa itu sendiri yang mengetahui secara detail, siapa saja yang menderita kemiskinan.
PKTD, merupakan skala prioritas program Dana Desa (DD) yang dimiliki oleh masing-masing desa. Sehingga Kepala Desa (Kades) bisa mendayagunakan masyarakat desa melalui PKTD dengan pengalokasian DD yang tepat sasaran untuk mengentaskan kemiskinan. 

Hal itu dikatakan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti kepada para Kades se Kecamatan Banjarharjo, Kersana dan Ketanggungan saat Sosialisasi Percepatan Penyaluran Dana Desa di Gedung Serba Guna MTs Negeri 1 Ketanggungan, Selasa (5/10/2021) kemarin.

Idza juga menyampaikan arahan agar penyaluran DD ditahun 2022 mendatang jangan ada keterlambatan SPJ lagi. Untuk itu seluruh Kades supaya segera menyusun PerDes APBDes maksimal di Bulan Desember 2021 dan di bulan Januari nya  penyaluran sudah dapat dimulai. 

Dikatakan Idza  dengan adanya Percepatan penyaluran DD  maka penyerapan anggaranya bisa lebih Maksimal dan Silva dapat diminimalisir.

Lanjut Idza selain percepatan Penyaluran DD, juga mengajak seluruh Kades melakukan percepatan Vaksinasi di desanya masing-masing.

“Nanti, saat penyaluran BLT DD Penyerahan Sertipikat Proda dan Prona serta kegiatan lainya, harus dibarengi dengan vaksinasi dan Kades berkoodinasilah dengan Dinkes atau Puskesmas untuk menggelar vaksinasi bagi penerima yang belum di vaksin,” tutur Idza.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baperlitbangda) Kabupaten Brebes Edy Kusmartono membenarkan pentingnya penyelenggaraan PKTD Sehingga masalah kemiskinan Ekstrem yang sedang ramai diperbincangkan, segera bisa diatasi.

Edi menjelaskan, kemiskinan ekstrim terjadi hampir diseluruh desa hal tersebut terlihat dari banyak indikator. Seperti Kepala Keluarga tidak memiliki pekerjaan, masyarakat yang memiliki pendapatan cukup rendah yaitu dibawah garis kemiskinan .

"Baperlitbangda beserta dinas terkait membentuk Tim Pendampingan guna menuntaskan kasus kemiskinan ekstrim. Diharapkan, tahun 2022 kemiskinan ekstrim di Brebes dapat dituntaskan sesuai dengan arahan Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar," pungkasnya - (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top