Cloud Hosting Indonesia

Kamis, Oktober 7

Kades Mlayang Sirampog Berani Ambil Langkah Dalam Merespon Warga Terkait Perbaikan Kondisi Jembatan

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Kepala Desa (Kades) Mlayang, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes bermodalkan keberaniannya  dengan mengambil langkah untuk membela  rakyatnya  walaupun harus  menjadi taruhan  jabatannya.

Hal ini perlu diapresiasikan Bagi Kades yang satu ini  pasalnya tidak ada artinya jika seorang pemimpin kalau tidak punya ide dan gagasan untuk memajukan desanya dan mensejahterakan masyarakatnya dengan melakukan  memperbaiki sarana insprastruktur jembatan yang merupakan jalan kabupaten dan jalan poros bagi penghubung transportasi perekonomian warga tiga desa (Mlayang, Manggis dan Mendala) yang sudah dua tahun silam kondisinya sangat memprihatinkan mengalami ambruk akibat Bencana Alam (Bencal)  tanah gerak.

Kepala desa (Kades) Mlayang Abdul Khafid yang dirinya ingin menunjukan pengabdian terhadap masyarakatnya dalam membangun desa dengan bermodal kreaktif dan inovatifnya  berusaha untuk mewujudkan dengan memperbaiki sarana yang sangat dibutuhkan oleh warga guna melancarkan perekonomian mereka.

Khafid mengatakan sarana  tersebut merupakan  penghubung jalan kabupaten yang selama ini belum pernah tersentuh penanganan dari Pemerintah Paerah (Pemda) Brebes."Pasalnya terbenturnya/terdampak adanya pandemi Covid-19," katanya.

Dikatakan Khafid kondisi tersebut selama ini dalam penanganan sarana vital bagi warga tersebut  hanya bisa dilakukan  dengan dilakukan tambal sulam secara swadaya masyarakat dan penanganan terakhir dilakukan pembuatan jembatan darurat menggunakan  kontruksi yang terbuat dari bambu dan hanya bisa dilintasi oleh  kendaraan roda dua saja bahkan kondisi saat ini nyaris rapuh.

Oleh karena itu pihaknya memberanikan diri dan berinovasi agar jembatan yang 
berukuran 12 × 3 dengan ketinggian 4 meter tersebut  terlepas dari niat dan tekad yang kuat bersama warga untuk bersama-sama  memperbaiki sarana yang sangat dibutuhkan itu dengan memanfaatkan  material/barang  bekas  jembatan yang lama.

"Insyaallah dengan  jiwa semangat yang tinggi dan   nekad serta yakin bahwa jembatan itu bisa  terbangun kembali guna lancarnya perekonomian warga," ujar Khafid ditemui di lokasi perbaikan jembatan,  Rabu (6/10/2021).

Menurut Khafid meski anggaran yang di pakai untuk mewujudkan jembatan tersebut hanya sekitar Rp 30 juta dari bantuan dana bencal dengan harapan bisa terwujud padahal anggaran yang diajukan Pemdes ke Pemda Brebes hampir Rp 1 miliar lebih yang sampai saat ini belum ada realisasinya.

Lanjut Khafid sarana itu sangat urgen dan darurat dibutuhkan oleh warga dalam beraktivitas disektor ekonomi, dengan modal semangat,  niat dan tekad dua  pekan mendatang  sarana tersebut bisa terwujud tutur Khafid.

Menurut Khafid  manakala  anggaran Dana Desa (DD) bisa untuk membangun jalan kabupaten mungkin sudah di bangun sejak dulu dan karena DD tidak boleh  membangun jalan  kabupaten  ahirnya pihaknya  harus dengan  modal nekad, semangat  dan  berinovasi agar kondisi sarana tersebut bisa dibangun walaupun dengan anggaran DD  yg realisasinya  untuk Bencal dengan memanfaatkan mateial rangkaian besi  bekas  jembatan  lama yang masih bisa di gunakan. "Insyaallah lebih kuat  sehingga sarana penghubung transportasi  perekonomian warga bisa berjalan lancar serta  bisa meningkatkan perekonomian warga semakin maju dan sejahtera," pungkasnya - (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top