Cloud Hosting Indonesia

Kamis, Oktober 21

Hikmah Pandemi Covid 19 Menjadikan Mukmin Sejati

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Banyak hikmah yang bisa dipetik dari pandemi Covid-19 diantaranya percaya adanya hal yang ghaib, lebih peduli pada sesama dan makin dekat dengan Illahi. Meskipun, selama hampir dua tahun ujian dari Allah SWT berupa virus Corona, telah memakan banyak korban, menguras tenaga dan pikiran. 

Hal ini diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda Sirampog Dr KH Achmad Shiddiq, MH, M.HI.

“Alhamdulillah, Saya yakin pandemi ini segera berakhir sehingga kehidupan kembali normal,” kata KH Achmad Shiddiq saat mengisi pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Brebes, di Aula Pendopo Bupati kemarin.

Shiddiq mengatakan , menjadikan kita memiliki jiwa kasih dan sayang kepada sesama saling menghargai orang lain dan patuh pada aturan pmerintah contoh kecil, ketika bepergian harus memakai masker agar orang lain tidak tertular atau kita menghindar diri agar tidak tertular.

Dikatakan Shiddiq banyak hal yang kita dapatkan dari pendemi ini. Salah satu hal yang kita lihat ketika pandemi sungguh Masya Allah. Harus jaga jarak, harus peduli dengan yang lain. memperlakukan saudara kita seperti memperlakukan diri sendiri. 

“Hikmahnya adalah kita diingatkan Allah SWT untuk menjadi mukmin yang sejati,” ujarnya.

Lanjut Shiddiq Mungkin bertahun tahun kita ini lupa sebagai orang mukmin. Menjadi Mukmin tapi belum sejatinya Mukmin. Namun dengan pandemi, Allah telah menggiring, menyetel kita bahwa kita ini ingin Allah jadikan sebagai mukmin yang sejati. 
Mukmin yang sejati yakni sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

"Laa yu'minu ahadukum hatta yuhibba liakhihi maa yuhibba linafsih", yang artinya, tidak sempurna iman seseorang, sehingga dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri pungkas Shiddiq.

Sementara Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti menuturkan  sudah menjadi tradisi bagi Warga Brebes dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dari tanggal 1 hingga 12 Rabiul Awal, masyarakat menyanjung nyanjung Rasulullah di setiap Mushola dan Masjid dengan membaca Kitab Al Barzanji.
Semarak maulid menggetarkan hati dan nurani, yang mudah-mudahan membawa keberkahan bagi warga Brebes. Doa-doa disepanjang Maulid mudah-mudahan bisa menghilangkan Corona dari Brebes, dari Indonesia dan dari dunia. 
"Peringan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Brebes digelar secara Luring terbatas dan Daring melalui saluran Youtube Humas TV yang diikuti masyarakat di 17 kecamatan," tutur Idza.

Hadir secara luring antara lain Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, Sekda H. Djoko Gunawan, Forkompimda, Imam Besar Masjid Agung Brebes KH Zaerukhi, Kepala OPD, dan ASN dilingkungan Pemkab Brebes serta tamu undangan - (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top