Cloud Hosting Indonesia

Sabtu, Oktober 9

15% Guru Honorer DKI Jakarta Tidak Lulus P3K Tahap Pertama

Gambar screenshot dari lamam sccasn.

EMSATUNEWS.CO.ID, JAKARTA - Hari Jum'at, tanggal 8 Oktober 2021 pukul 08.30 WIB, Kemendikbud mengumumkan hasil seleksi kompetensi tahap pertama Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (P3K) Guru melalui https://Guru pppk. Kemendikbud.go.id. dan https://sscasn.bkn.go.id.
Sabtu. 9 Oktober 2021.

Dari 11 ribu formasi P3K guru, sampai hari sabtu ini baru 85% terisi  lulus test P3K Guru tahap pertama. 

Beny Guru Konkrak Kerja Individu / KKI SDN Pademangan Timur 03, mengatakan info adanya pengumuman test P3K guru tahap pertama hari Jum'at, tanggal 8 Oktober 2021. "Saya membuka link sscasn.bkn.go.id, setelah memulangkan siswa kelas 3D mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. 
Al hamdulillah saya lulus. termasuk 9 teman lulus juga. 
Perlu diketahui diSDN Pademangan Timur 03 yang mengikuti seleksi calon P3K guru ada 20 guru yaitu 7 guru dari KKI Honorer Kategori / HK2, 12 guru KKI dan 1 guru honorer murni.  untuk merebutkan 10 formasi P3K guru SDN Pademangan Timur 03," kata Beny.

Beda lagi diSDN Pademangan Timur 06 ada 6  formasi P3K guru, yang ikut seleksi 8 guru dan yang lulus seleksi 3 guru, berarti 5 guru tidak lulus dan  3 formasi P3K guru SDN Pademangan Timur 06 yang kosong ini dapat diperebutkan kembali diseleksi P3K guru tahap 2.

"Begitu pula di SDN Rawa Bunga 12 ada 6 formasi yang diikuti 6 guru, yang lulus seleksi 5  guru dan 1 guru tidak lulus. Berarti 1 formasi guru diperebutkan kembali seleksi P3K guru ditahap 2 yaitu 1 formasi, di SDN Pisangan Timur 20 ada 3 formasi kosong dan, begitu juga di sekolah-sekolah negeri DKI Jakarta lainya," kata Slamet Tendik SDN Pisangan Timur 20.

Beny Hidayat selaku yang lulus dan peduli dengan sesama guru sekolah negeri, terutama guru-guru sekolah negeri yang 15% tidak lulus dan ditambah yang belum ikut seleksi P3K guru tahap 2, meminta kepada Kemendikbud untuk menghapus afirmasi penilaian sertifikasi pada guru swasta dan mahasiswa yang baru lulus S1 Pendidikan. Dalam seleksi P3K guru tahap 2. Hal ini akan merugikan para guru KKI dan Honorer Murni Sekolah Negeri. 

Rata rata guru KKI dan guru Honorer Murni Sekolah negeri tidak mengantongi sertifikasi guru dari kenendikbud, sehubungan SK KKI dan SK Kepala Sekolah buat Honorer Murni tidak dapat di ikut sertakan dalam seleksi sertifikasi guru Kemendikbud. 

Kalau afirmasi penilaian sertifikasi dalam seleksi P3K guru tetap diberlakukan, guru-guru yang mengajar di sekolah negeri kalah nilai seleksinya dan tidak lulus lagi di tahap 2 mungkin juga di seleksi P3K tahap 3 terakhir. 

Karena afirmasi penilaian sertifikasi bobotnya 500 sedangkan bobot kelulusan seleksi P3K guru tahap 2 adalah 300 nilainya.(bn)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top