Cloud Hosting Indonesia

Senin, September 20

Warga dan TNI Sinergis Laksanakan Program TMMD Senguyung Tahap III Tahun 2021 Kodim 0713 Brebes

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Rasa Kegotong royongan masyarakat Desa Ganggawang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, perlu mendapat acungan jempol, pasalnya kebersamaan mereka sangat melekat untuk membangun desanya agar bisa maju apalagi di desanya ketempatan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 20
21 Kodim 0713 Brebes, merekapun menjadi semangat untuk membantunya.

Tampak selain kaum bapak, pemuda yang membantu tenaga juga kaum ibu membantu rutin urusan konsumsi/menyiapkan makanan secara bergilir untuk para pekerja dalam membangun infrastruktur program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 Kodim 0713 Brebes.

Tatiah (49) salah satunya, Ibu Rumah Tangga asal RT. 08/ 02 Ganggawang menjelaskan, sejak pra TMMD 16 Agustus 2021 lalu, secara bergiliran dan sukarela setiap RT di desanya menyiapkan makanan dan minuman untuk para pekerja di lokasi pembangunan makadam Jalan Usaha Tani (JUT) Ganggawang-Gunung Sugih sepanjang 1,2 kilometer lebar 4 meter.

“Kami ikhlas untuk ikut membangun desa juga merupakan kewajiban kami,” katanya, Senin (20/9/2021).

Dikatakan Tatiah, tak hanya konsumsi, ibu-ibu sebisa mungkin juga ikut kerja fisik sesuai kemampuan masing-masing walaupun tidak diwajibkan oleh Pemerintah desa setempat.

Serda Agung, selaku anggota  Babinsa Ganggawang Koramil 13 Salem, membenarkan kaum ibu-ibu di Pegunungan Lio itu sangat antusias membantu  target TNI dalam membangun infrastruktur dan SDM masyarakat melalui kegiatan non fisik TMMD (penyuluhan, sosialisasi, atau pelatihan).

“Kaum ibu disini  berkomitmen untuk terlibat dipekerjaan  pengecoran jalan sepanjang 83 meter lebar 2,5 meter,” ungkap Agung.

Hal senada disampaikan Pjs Danramil 13 Salem Peltu Jahri mayoritas warga Ganggawang merupakan kaum petani dan pekebun, mereka sadar dan memahami  apa yang sedang dibangun oleh  Pemerintah bersama TNI itu adalah untuk mendongkrak kesejahteraan ekonomi disamping memangkas jarak kedua desa, dimana sebelumnya warga kedua desa itu harus memutar jarak sejauh 4-5 kilometer melewati desa tetangga lainnya hanya untuk beraktifitas

"Manakala akses jalan yang dibangun TMMD itu selesai, nantinya kedua desa dapat diakses lebih singkat sekitar 1,5 km," ungkap Jahri -  (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top