Cloud Hosting Indonesia

Rabu, September 15

Infrastruktur Jalan Kabupaten di Desa Danasari Mengalami Kerusakan Cukup Parah

EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG - Infrastruktur jalan kabupaten di Desa Danasari, Kecamatan/Kabupaten Pemalang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Kerusakan yang terjadi berupa aspal yang mengelupas dan berlubang dengan diameter bervariasi. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan karena dapat menimbulkan kecelakaan.

Kepala Desa Danasari, Maknun mengatakan kondisi jalan tersebut banyak dikeluhkan warganya. Karenanya, pihaknya kemudian berinisiatif untuk melakukan penambalan pada titik-titik jalan yang berlubang dengan menggunakan material tanah urug. Menurut dia, pihaknya mendatangkan tanah urug itu sebanyak 6 dump truk.

"Penambalan jalan dengan matrial urugan ini hanya bersifat sementara. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Kami juga kadang merasa risih kepada warga lantaran mereka sangat menginginkan jalan itu segera diperbaiki dengan menuntut ke pemerintah desa. Padahal perbaikan jalan kabupaten itu adalah kewenangan pemerintah kabupaten, bukan kewenangan pemerintah desa," ungkap Maknun di balai desa, Rabu (15/9/2021).

Ditambahkan maknun, bahwa jalan kabupaten di desanya belum lama ini memang ada yang sudah dilakukan pengaspalan. Jalan yang diaspal ada di tiga titik lokasi dengan total panjang 600 meter. Kendati demikian, warga Desa Danasari tetap menginginkan agar jalan kabupaten di desanya itu dilakukan perbaikan secara menyeluruh mengingat kondisi jalan yang rusak jumlahnya masih banyak.



"Jalan kabupaten yang masih rusak itu salah satunya yang ada di Dusun Bungin. Jalan di dusun itu kondisinya rusak parah karena sering dilintasi kendaraan besar yang keluar masuk dari PT.Philips. Apalagi di Desa Danasari ini kan tanahnya labil," ujarnya.

Sementara saat ditanya mengenai upaya yang dilakukan pemerintah desa agar jalan kabupaten itu dapat tersentuh perbaikan, Maknun menjawab bahwa pihaknya sebelumnya pernah mengajukan permohonan ke pemerintah kabupaten. Namun permohonan itu sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. Ia pun menyadari sejak terjadi pandemi COVID-19, anggaran dari APBD banyak mengalami refocusing. Tetapi pihaknya berharap jalan kabupaten di desanya bisa menjadi skala prioritas untuk dilakukan perbaikan. 

"Sebab dengan kondisi jalan yang mulus, maka aktifitas warga menjadi lancar. Sehingga warga pun menjadi senang," pungkasnya. (Yanto)










Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top