Cloud Hosting Indonesia

Rabu, September 22

Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Pemdes Pruwatan Bumiayu Gandeng KJB Gelar Giat Pelatihan Jurnalis

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Pemerintah Desa (Pemdes) Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes menggandeng Komunitas Jurnalis Bumiayu (KJB) menggelar Pelatihan Jurnalis Sehari penuh di Aula kantor desa setempat, Rabu (22/9).

Tampak puluhan peserta terdiri dari warga  dan Perangkat Desa Pruwatan antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Acara pelatihan jurnalistik yang menghadirkan nara sumber dari beberapa anggota KJB dan anggota Polsek Bumiayu dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan pelatihan teknik penulisan berita  dan cara meggali Informasi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan tentang teknik dasar, strategi komunikasi juga  cara penyajian konten berita di website dan Kode etik jurnalistik, Undang-undang pokok Pers No. 40 Tahun 1999 serta delik pers termasuk cara pembuatan bloger dan pengiriman naskah berita.

Selain nara sumber dari KJB juga dihadirkan nara aumber dari anggota Polsek Bumiayu  yang menyampaikan materi delik yang termaktun dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait berita hoax dan penanganan pemerasan oleh oknum wartawan.

Kepala Desa (Kades) Pruwatan Rasiman mengatakan kegiatan yang digelar ini sebagai proram pemberdayaan  masyarakat bagi warga  dan perangkat desa  agar bisa memahami dan mendapatkan bekal pengetahuan dibidang jurnalis.

"Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang terdiri dari aparatur Pemdes dan masyarakat dengan harapan  mereka bisa mengikuti acara tersebut sebagai  pengetahuan yang berharga tentang jurnalistik. selin itu  agar  bisa meningkatkan kemampuan untuk menulis berita maupun laporan peristiwa di desa," ujarnya.

Sementara Alek Tohirin salah satu anggota KJB  kegiatan ini perlu dipahami oleh warga terutama perangkat desa pasalnya Pemdes merupakan  salah satu ladang maupun instansi yang kerapkali didatangi oleh oknum yang mengaku wartawan untuk mencari kesalahan yang ujung-ujungnya amplop sehingga merusak citra wartawan yang resmi.

Alek menghimbau kepada Pemdes manakala kedatangan oknun yang mengaku wartawan terlebih dahulu tanyakan maksud dan tujuannya dan minta  identitasnya resmi atau bukan. " Pemdes tidak usah takut apalagi dalam  pelaksanaan program yang dilakukan  Pemerintah Desa bersih ya temui baik-baik, jika mereka  macam-macam diusir dan tidak usah dilayani maupun jangan memberi peluang,"  ungkap Alek yang juga dari media online Policenews.

" Yang namanya wartawan itu harus bisa menunjukan karya berita  maupun eksis membuat karya tulisnya bukan hanya berbekal id card dan tidak  pernah ada karya beritanya," pungkasnya.

Kegiatan berlangsung dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) dan diakhiri dengan acara dialog tanya jawab  - (tata/dun)

Editor : imam

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top