Cloud Hosting Indonesia

Jumat, Agustus 27

Tunggakan PBB Masih Tinggi, Kepala Bapenda Brebes Dampingi Pimpinan DPRD dan Camat Turun Ke Desa


EMSATUNEWS.CO.ID, 
BREBES - Pajak Bumi dan Bangunan merupakan sumber pendapatan asli daerah (PAD) sebagai modal pembangunan daerah namun kondisi saat ini masih dijumpai tunggakan PBB sejak tahun 2014 hingga 2020 pada semua Desa di wilayah Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes yang cukup besar.


Tunggakan PBB tersebut sampai dengan akhir Juli 2021 masih mencapai angka 3,6 miliar rupiah, dan realisasi PBB 2021 juga rendah yaitu serapan masih dibawah 50 persen dari pagu sebesar Rp. 2.805.694.390.-


Camat Larangan Eko Supriyanto  dengan adanya tunggakan tersebut pihaknya mendampingi Kepala Bapenda dan pimpinan DPRD Brebes meninjau kondisi tunggakan PBB yang terjadi di Desa Wlahar.


Eko dalam kunjungannya menghimbau kepada seluruh perangkat desa selaku Kopak PBB untuk sampaikan dengan jujur kondisi dan permasalahan yang ada dalam pelaksanaan tugas penarikan PBB.tutur Eko yang baru kurang dari satu bulan bertugas menjadi Camat Larangan, Kamis (26/8).


Kepala Bapenda Kabupaten Brebes, Subandi mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Brebes telah lakukan kerjasama penderasan PBB dengan Kejaksaan Negeri Brebes."Jika kondisi tidak ada perubahan signifikan ke depan dimungkinkan akan dilakukan juga kerjasama dengan Polres Brebes," katanya.


Hal yang sama disampaikan Pimpinan DPRD Kabupaten Brebes  Wurja yang juga ikut hadir dalam kunjungan kerja tersebut menegaskan bahwa dalam permasalahan tunggakan PBB pasti ada tindakan penyalahgunaan keuangan oleh Perangkat Desa,


Dikatakan Wurja pihaknya ber harap mudah-mudahan  pajak PBB belum sepenuhnya ditarik oleh Perangkat Desa, tetapi jika wajib pajak sudah membayar dan uang belum disetorkan, maka hal ini merupakan tindakan penggelapan uang negara dan tindakan tipikor (tindak pidana korupsi).


Sementara Kepala Desa (Kades) Wlahar Kursan menyatakan siap untuk melunasi secara bertahap  tunggakan  PBB di desanya pada tahun 2014 s/d 2020 sebesar Rp. 201.412.699.- 


” Saya meminta seluruh Kopak (Koordinator Pemungutan Pajak) untuk jujur dan berupaya lakukan tindak lanjut penyelesaian tunggakan PBB,” ujar Kursan.(imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top