Cloud Hosting Indonesia

Sabtu, Agustus 14

Melalui Mediasi Komisi IV DPRD Brebes Perseteruan Kasek SMPN 01 Wanasari Dengan Guru GTT Berakhir Islah

Komisi IV DPRD Brebes menggelar rapat, mediasi terkait perseteruan guru tidak tetap (GTT) dengan Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Wanasari

EMSATUNEWS.CO.ID, 
BREBES - Melalui rapat audiensi dan mediasi terkait perseteruan guru tidak tetap (GTT) dengan Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Wanasari  yang digelar Komisi IV DPRD Brebes berakhir kedua belah pihak dengan islah dan tidak akan memperpanjang persoalan bahkan Guru GTT bisa kembali aktif.


Keterangan yang dihimpun menyebutkan awal perseteruan tersebut  Hessal Hekmatyar guru GTT telah dinonjobkan oleh Muniarsih selaku Kepseknya lantaran postingan status/ unggahan story WA (media sosial) dan perseteruan tersebut sampai diadukan ke anggota DPRD sehingga Komisi IV menggelar rapat sekaligus mediasi.


Baca juga : Ganjil Genap


Mediasi yang  langsung dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Brebes Muhemin Sadirun di ruang Komisi IV DPRD dengan menghadirkan pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan  Dewan Pendidikan, Jum'at (13/8).




Ketua Komisi IV DPRD Brebes Muhaimin Sadirun mengatakan semula kedua belah pihak dalam audiensi sempat menanas saling adu argumen namun berhasil menemui titik temu kesepakatan bersama. 


“Dengan mengakui khilaf dan kekurangan masing-masing. Konflik GTT dan kepala sekolah sudah islah. Sebab,Kepsek akan mengembalikan jam mengajar yang sempat dinolkan,” katanya. 


Dikatakan Sadirun setelah mediasi pihak Kepala SMPN 01 Wanasari menganggap hanya kesalahpahaman dan menjadi  banyak pelajaran yang bisa diambil hikmahnya dari perselisihan tersebut.


Baca juga : Apresiasi Pelanggan PDAM Pemalang Cepatnya Penanganan Gangguan Pipa di Silarang


Tambah Sadirun terlebih, semua permasalahan yang melibatkan keduanya sudah berhasil didamaikan. Dengan syarat, sudah ada permohonan maaf dari kedua pihak dan semuanya sepakat untuk menghapus postingan konflik di semua media sosial.


“Yang jelas setelah islah ini. Komisi IV akan mengawal, hak GTT untuk kembali mengajar. Pihak Kepsek juga menyatakan siap menerima status GTT tersebut,” ujarnya.


Sementara Kepala Dindikpora Brebes yang diwakili Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Riyanto didampingi Kabid Dikdas Juwita,  mengaku bersyukur konflik GTT dan Kepsek sudah berakhir damai.


Dikatakan Riyanto, dengan solusi islah antara keduanya patut diapresiasi.Kepsek dengan  kebesaran hatinya untuk mengembalikan jam mengajar GTT menjadi wujud jiwa besar. Sehingga, GTT bisa kembali menjalankan tugasnya untuk kembali mengajar.


Baca juga : Tingkat Kesadaran Masyarakat Kecamatan Bantarkaung Terkait Vaksinasi Semakin Meningkat


“Solusi positif ini sangat membahagiakan. Apalagi, jiwa besar Kepsek juga sudah saling memaafkan,” ujar Riyanto.


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi IV Muhemin Sadirun bersama sejumlah anggotanya, Muhammad Rizki Ubaidillah dan Wanuri, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan  Dewan Pendidikan Brebes, Kedua pihak yang berseteru berlangsung lancar diakhiri damai dan saling memaafkan - (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top