iklan

Iklan

iklan

terkini

Kelangkaan Gas Melon Bukan Hal Wajar

26/08/2021, 20:54 WIB Last Updated 2021-08-26T13:54:26Z
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES– Kelangkaan gas melon atau gas 3 kilogram dinilai bukan hal yang wajar dan semestinya
pihak-pihak terkait sudah bisa mengantisipasinya.

Hal ini dikatakan  anggota DPR RI Komisi VII Hj Paramitha Widyakusuma kepada awak media,  Kamis (26/8).

Dikatakan Mitha panggilan akrabnya bahwa kelangkaan gas 3 kilogram polanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perekonomian seharusnya pro aktif dalam mensikapi kelangkaan tersebut," ujarnya.

Pada momen-momen tertentu permintaan penambahan jatah valuktatif kepada Pertamina harus dilakukan.

“Karena hanya mereka yang berwenang mengajukan penambahan tersebut,” ungkap Mitha. 

Lanjut Mitha permohonan dapat dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat setempat.

Peningkatan permintaan gas 3 kilogram terjadi pada momen tahun baru Islam, lebaran, maupun tahun baru masehi. Apalagi pasca lebaran banyak dibutuhkan untuk kebutuhan  masyarakat.

“Baru saja kita lewati tahun baru Islam yang jatuh 10 Agustus lalu. Warga banyak menggelar syukuran sehingga kelangkaan masih terjadi sampai saat ini,” ujar Mitha. 

Masyarakat kita masih menjunjung tinggi nilai-nilai budaya leluhur maupun budaya religi sehingga meskipun pandemi acara tetap digelar dan secara terbatas mereka  harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat - (imam)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kelangkaan Gas Melon Bukan Hal Wajar

Terkini Lainnya

Iklan