Cloud Hosting Indonesia

Rabu, Juli 7

Pemda Terapkan Sidang Ditempat Dalam Razia Pelanggaran Prokes Selama PPKM Darurat


EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Razia tim Satgas Covid-19 dalam operasi yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) di depan Pasar Induk Brebes, berhasil menjaring belasan warga yang tidak menerapkan Prokes dan sebagai sanksinya mereka langsung disidang di tempat, Selasa (6/7) kemarin.

Sidang pelanggaran Prokes ini dihadiri Forkopimda Brebes, Kejaksaan Negeri Brebes (Kejari) dan Pengadilan Negeri Brebes untuk melaksanakan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di tempat. 

Dalam razia pengendara yang tidak kedapatan memakai masker langsung dibawa petugas untuk didata dan langsung disidang di tempat oleh hakim dari Pengadilan Negeri Brebes. Setelah melalui serangkaian proses sidang dan menyelesaikan denda, mereka diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
Kepala Kejari, Mernawati, mengungkapkan operasi yustisi ini akan dilakukan setiap hari selama pelaksanaan PPKM Darurat. Untuk lokasi operasi yustisi akan berpindah-pindah.

Dikatakan Mernawati Operasi yustisi tersebut, warga yang kedapatan tidak menggunakan masker didenda Rp 50 ribu. Pemberlakuan denda ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2021. Uang denda tersebut kemudian akan disetorkan oleh Kejari Brebes ke kas negara.

"Para pelanggar selain disidang juga diberikan edukasi untuk mematuhi Prokes," tukasnya.

Lanjut Mernawati pihaknya bersama pemerintah daerah juga terus melakukan sosialisasi agar masyarakat sadar hukum termasuk sanksi pelanggaran Prokes di masa PPKM Darurat.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat sadar hukum. Kenali hukum dan hindari hukuman. Itu yang selalu kami sosialisasikan kepada masyarakat. Jika masyarakat mengalami hukum, maka mereka tidak akan melanggar,” tutur Mernawati

Sementara Sekda Brebes, Djoko Gunawan, mengatakan sebelum pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakkan Perda dalam PPKM Darurat, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait sanksi manakala tidak mematuhi Prokes dan  sosialisasi dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Brebes melalui pengeras suara mobil keliling katanya
 
“Untuk nilai dendanya memang di dalam Perda itu mencapai Rp50 juta namun tidak mungkin diterapkan kepada masyarakat, sehingga  besarannya kita sepakati nilainya jauh dari itu. Ini untuk memberikan efek jera untuk pelanggar Prokes,” ungkap Djoko.- (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top