Cloud Hosting Indonesia

Jumat, Juli 23

Kadin Kota Bogor Konsisten Berbuat Kebaikan, Sebar Makanan Bagi Warga Isoman di Wilayah Bogor Timur



BOGOR - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor kembali menyalurkan bantuan makanan siap saji bagi warga Isolasi Mandiri (Isoman) dan warga tidak mampu di wilayah Kecamatan Bogor Timur, Jumat (23/7/2021). Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq R mengatakan, pemberian makanan bagi warga Isoman ataupun warga tidak mampu merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat dari Kadin Kota Bogor.


"Pagi ini kita bersinergi dengan Kecamatan Bogor Timur, kita membagikan sekitar 200 makanan kepada warga yang sedang isoman sesuai dengan data dari Kecamatan. Dalam kegiatan ini, Kadin Kota Bogor melibatkan para pedagang kecil UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Bogor Timur untuk menyediakan makanan yang dibagikan," ucapnya. 


Almer menjelaskan, Kadin Kota Bogor menginisiasi kegiatan bantuan makanan setiap hari jumat ini, untuk membantu warga yang sedang Isoman. Termasuk upaya Kadin membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. "Kami sebagai induk organisasi ingin memberikan contoh kepada para pengusaha dan anggota luar biasa Kadin yang ada di Kota Bogor, agar Kadin bisa bermanfaat bagi orang lain. Kita sedang perang dengan covid-19, untuk itu kita harus guyub agar covid ini selesai, sehingga akan positif kembali bagi pengusaha di Kota Bogor," jelasnya. 


Sementara, Camat Bogor Timur Rena De Frina mengapresiasi mengapresiasi kegiatan Kadin ini untuk menggairahkan kembali UMKM yang terdampak selama pandemi ini. Mereka mengkaryakan produk-produk UMKM dan PKL, untuk menyediakan makanan dan diberikan kepada warga yang sedang isoman di seluruh Bogor Timur. 


"Alhamdulillah hari ini bisa kumpul ada niat baik bapak Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq memberikan makanan bagi yang isoman kurang mampu, ada ratusan makanan yang sudah dipaket. Tugas para Lurah meneruskan makanan ini ke warga," ujar Rena. 


Lanjutnya, di wilayah Kecamatan Bogor Timur, tercatat ada sebanyak 436 orang yang terpapar Covid-19. Sebanyak 430 melaksanakan Isolasi mandiri (Isoman) dan 150 didata adalah masyarakat kurang mampu. Yang positif memang kebanyakan warga perumahan yang terstruktur, karena rutin melakukan pemeriksaan. Warga di perkampungan kurang awarnes cek atau pemeriksaan Covid-19. Kata Camat, mulai tanggal 1 Juli 2021 hingga 23 Juli 2021 ada 35 orang pasien Covid-19 di Bogor Timur yang meninggal. Meninggal saat tengah Isoman ada 19 orang, lalu 65 persen yang meninggal itu adalah warga yang belum divaksin, rata-rata usia 50 tahun keatas.


"Kapolsek dan Danramil turun langsung ke lapangan. Saya pastikan lurah 24 jam stand by lahir batin, ada relawan dari KNPI mensupport kami juga. Ini ide luar biasa dari ketua Kadin Kota Bogor. Karena hampir semua pelaku usaha menjerit, tidak ada pilihan yang penting dan paling utama kesehatan. Terima kasih Kadin Kota Bogor sudah berbagi kepada warga di masa pandemi ini," ungkapnya. 


Senada, Kapolsek Bogor Timur, Kompol. Hida Tjahyono mengatakan menghadapi pandemi memang peperangan yang tidak terlihat, semua pihak merasakan dampaknya. "Memang sulit melawan sesuatu yang tidak terlihat, semua yang bertugas baik camat, lurah, dan seluruh unsur merasakan dampak hebat akibat imbas dari covid-19," jelas Hida.


Masih kata Hida, dalam kondisi bencana non alam ini diperlukan dua hal yang menjadi faktor paling utama. "Yang terpenting adalah dua hal, yakni pertama kehadiran negara bagi masyarakat, kemudian kepedulian sosial dari untuk membantu warga yang terdampak dan terpapar," tuturnya. "Sudah setahun lebih kita menghadapi wabah covid-19, dan mengguncang semuanya termasuk sektor perekonomian," tambah dia.


Ia berharap agar dunia bisa secepatnya lepas dari pandemi. "Mudah-mudahan kita bisa sehat selalu untuk segera  keluar dari bencana non alam ini," harapnya. Untuk menekan angka covid-19, pihaknya tengah menggenjot vaksinasi di wilayah Bogor Timur. "Kita bom dengan vaksin, hari ini sedikitnya ada 300 warga Mutiara Bogor Raya (MBR) jalani vaksinasi," bebernya.


Ditempat yang sama, Danramil Bogor Timur, Kapten Inf. Suharja mengapresiasi peran Camat, lurah dan seluruh pihak yang turun aktif dalam menangani covid-19 di wilayah. Ia menyebut, langkah Kadin Kota Bogor ini merupakan gerakan three in one. "Semangat untuk semua yang berperan, pertmaa siap membantu warga yang menjalani isoman dengan memberikan makanan, kedua membantu pedagang UMKM, dan yang ketiga jajaran Muspika lega karena ada bantuan untuk mereka yang terkena dampak," jelas Suharja.


Maryati Dona Hasanah, koordinator pemberian makanan di wilayah Kecamatan Bogor Timur dari Kadin Kota Bogor menjelaskan, dalam kegiatan ini melibatkan para UMKM dan PKL yang ada di wilayah Bogor Timur, diantaranya pedagang Ketoprak, Siomay, Batagor, Nasi Uduk dan Bubur Ayam. "Paket makanan yang kami siapkan sekitar 200 paket. Semua makanan dari PKL dan UMKM disini, kami membantu mereka juga di masa pandemi in, agar sektor usaha kecil tetap berjalan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan kami akan terus melakukan setiap hari Jumat," pungkasnya. (SHT) 

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top