Cloud Hosting Indonesia

Kamis, Juli 8

Dimasa PPKM Darurat Dishub Brebes Gandeng Satlantas Polres, Gelar Razia Kendaraan Odong Odong dan Prokes

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES  – Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Brebes kembali melakukan razia kendaraan odong-odong  sepanjang Jalan Raya Ketanggungan-Kersana  dan berhasil petugas menemukan kendaraan odong-odong dengan membawa penumpang melebihi kapasitas yang akan mengancam terjadinya penularan pandemi Covid-19, Rabu (7/7) kemarin.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Brebes M. Reza Prisman mengatakan operasional kendaraan odong-odong tersebut  mendapat perhatian khusus pasalnya, kendaraan tersebut tidak sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku sekaligus menjadi potensi penyebaran Covid-19. 
 
Dikatakan Reza, kegiatan ini  sesuai dengan Surat Edaran Bupati Brebes terkait pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

"Kami langsung melakukan penindakan dengan penilangan dan penyitaan barang bukti berupa kendaraan odong-odong,” ujar Reza. 
 
Lanjut Reza, razia ini akan dilakukan secara rutin untuk mengedukasi masyarakat bahwa kendaraan odong-odong banyak melanggar aturan. 

“Agar mereka memahami bahwa kendaraan odong-odong adalah kendaraan yang overdimensi dan overloading, sehingga ini bukan moda transportasi,” ungkap Reza.

Hal yang sama dikatakan Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Iptu Ibnu Setiadi
Kendaraan yang ditilang ini karena ilegal kedapatan membawa penumpang dalam jumlah banyak.  

“Sehingga petugas langsung menghentikan dan menilang kendaraan odong-odong tersebut,” kata Ibnu.

Dikatakan Ibnu kendaraan tersebut tidak sesuai dengan Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009. Kemudian, kendaraan ini memang dinyatakan tidak layak beroperasi. 
 
Lanjut Ibnu razia hunting ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan seperti razia stasioner dan saat  ini, petugas melakukan razia dengan menyisir sepanjang jalan raya. 

“Kami bersama Dishub Brebes sudah beberapa kali melakukan penindakan tilang seperti ini,” ujarnya.
 
Diterangkan Ibnu menduga informasi razia kendaraan odong-odong bocor dan meluas ke kalangan pengemudi kendaraan tersebut sehingga, petugas hanya mendapatkan satu kendaraan yang berhasil dirazia.(imam)
 

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top