Cloud Hosting Indonesia

Minggu, Juli 18

Di Tahun Anggaran 2021 Proyek Pembangunan Jembatan Plompong Diminta Digarap Rekanan Secara Tepat Waktu Dan Profesional

Kondisi jembatan Plompong yang akibat diterjang banjir.

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Beberapa anggota DPRD Kabupaten Brebes asal pribumi Brebes bagian selatan meminta kepada  pelaksanaan proyek pembangunan jembatan Plompong di Kecamatan Sirampog tahun 2021 ini untuk mempersiapkan secara matang  dan sesuai target agar tidak lagi terjadi proyek molor maupun muspro.

Ketua Komisi II DPRD Brebes HM Nasikun .

Proyek pembangunan jembatan Plompong tersebut yang akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tahun 2021 dengan anggaran  senilai Rp 11 milyar lebih.Hal ini dikatakan Ketua komisi III DPRD Brebes Akhmad  Mafrukhi, Minggu (19/7).

Ia mengatakan, kondisi jembatan Plompong di tahun 2019 lalu, mengalami putus lantaran diterjang bencana alam banjir disertai material batu sungai Keruh dengan harapan jangan sampai molor-molor seperti yang dilaksanakan oleh rekanan sebelumnya.

Ketua Komisi III DPRD Brebes Akhmad Mafrukhi.

“Tahun 2019 lalu jembatan Plompong ini putus akibat terjangan material batu saat banjir. Jangan sampai terulang  kembali dan  dengan  anggaran 2021 sebesar itu agar dimaksimalkan, sehingga harapan masyarakat jembatan yang merupakan akses jalan utama bisa segera terwujud,” kata Mafrukhi politisi Partai Golkar.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi II DPRD Brebes  HM Nasikun Hadikusmanto dari FPDI Perjuangan, proyek pembangunan jembatan Plompong jangan sampai kembali terdampak bencana alam seperti tahun sebelumnya.

“Pembangunan juga harus sesuai bestek. Jangan sampai main-main dan harus dilakukan secara profesional,” ujar Nasikhun.

Menurut Nasikun, di lokasi jembatan Plompong secara geografis merupakan daerah rawan bencana alam longsor dan banjir bandang. 

“Kami himbau pembangunan jembatan Plompong ini agar Pemkab Brebes ataupun masyarakat harus ikut memantau. Sehingga pengerjaanya bisa tepat waktu. Karena jembatan ini merupakan harapan masyarakat sebagai akses ekonomi maupun aktifitas rutin  masyarakat di wilayah Kecamatan Sirampog dan Kecamatan Paguyangan,” pungkasnya.(imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top