Cloud Hosting Indonesia

Sabtu, Juli 3

Batal Divaksin Sebagian Warga Masyarakat Kecamatan Bantarkawung Kecewa

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Ratusan warga dibeberapa desa di kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes yang mendapat undangan vaksin untuk hadir di Puskesmas Bantarkawung dari masing masing Pemdes merasa kecewa, mereka kembali pulang tanpa divaksin karena jadwal Puskesmas saat itu hanya khusus melayani vaksin sinovac bagi lansia (50 tahun keatas) selama tiga hari sesuai edaran Camat Bantarkawung.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan rasa kekecewaan mereka diduga kesalah pahaman pihak desa yang mengundang  banyak warga.

Lanjut sumber Pemdes dalam mengundang warga diduga melampaui batas kuota bahkan ada tambahan warga yang diundang warga penerima manfaat bantuan ( KPM PKH dan KKS Mandiri) berusia dibawah lansia yang konon mereka diundang datang berbondong bondong di Puskesmas Bantarkawung guna divaksin, bahkan mereka antusias  minta divaksin diduga mereka takut dan khawatir manakala ada aturan bagi mereka yang tidak divaksin penerima manfaat PKH
akan dicabut.

Hal ini dibenarkan Kepala TU Puskesmas Bantarkawung Hj  Muflkha SST MM yang juga koordinator Poned dan vaksinasi via WA Jumat pagi  2/7

Menurut Muflikha membludaknya warga di Puskesmas Bantarkawung untuk mendapatkan vaksin tersebut akibat warga dimasing masing desa yang mendapat undangan melapaui batas yang ditentukan sedangkan tenaga medis yang ada terbatas sehingga sekitar 200 warga lebih kembali pulang dengan rasa kecewa tidak bisa dilayani vaksin Kamis pagi 1/7 kemarin

Muflikha mengatakan sebenarnya kita undang warga yang divaksin hanya bagi lansia 50 tahun keatas yang ada di seluruh desa binaan Puskesmas Bantarkawung secara bertahap dan terjadwal
sesuai surat edaran pak Camat namun yang datang mayoritas peserta usia umum yang semestinya belum menjadi sasaran, maupun belum saatnya untuk mendapat gliran  divaksin katanya

Dikatakan Muflikha  kita kemarin bisa vaksinasi lebih dari 320 warga dan ratusan warga lainnya kembali pulang karena tidak dapat dilayani dan diketahui dari salah satu undangan dari warga desa Legok, undangan itu ditujukan kepada KPM PKH dan KKS Mandiri.

"Saat ini pemberian vaksin bagi lansia bukan untuk umum dan ini bukan kesalahan pada pihak Puskesmas akibat membludaknya mereka datang yang tidak dapat dilayani," ujar Muflikha.

Lanjut Muflkha pelaksanaan vaksin hari sebelumnya berjalan teratur dan lancar karena mereka yang datang warga lansia sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Bukan kami menolak mereka  yang datang untuk divaksin tetapi saat ini yang dilayani 
sesuai jatah vaksi yang ada dan diprioritaskan bagi lansia, bukan jadwal giliran  untuk umum pungkas Muflikha

Hal yang sama disampaikan Kepala Puskesmas dr Hary  Agung Prasetya sebelumnya pihaknya telah menyampaikan kepada semua Kades  di desa binaannya bahwa jadwal hari Kamis kemarin dalam pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Bantarkawung mengundang warga lansia untuk divaksin dibatasi sekitar 30 - 40 saja  mengingat tenaga medis yang ada terbatas namun kenyataannya yang datang kemarin sekitat 500 warga lebih   sehingga sebagian warga tidak dapat dilayani  tuturnya -

Agung mengakui kondisi stok vaksinnya sudah habis kemarin karena dropan dari Diskes, Puskesmas yang dijatah sudah digunakan semua dan habis.

"Terkait ketersediaan  stok vaksin di Dinkes masih atau tidak tersedia, soal itu kami kurang paham" katanya

Lanjut Agung untuk pelaksanaan vaksinasi berikutnya menunggu dropingan dari Dinkes dan manakala stok vaksin selalu ada rencananya kami bisa melakukan kegiatan vaksinasi di setiap desa  ujar Agung - 
(yayan/dun)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top