Cloud Hosting Indonesia

Senin, Juli 12

Avian Nur Varasz Pemuda Naas Korban Terpental dan Tewas Akibat Tersengat Lisrik PLN

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Avian Nur Varaz bin Nurhidayat (17) pemuda  RT. 07/09 Dukuh Munggang, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes  bernasib malang.Pasalnya ia meninggal dunia akibat tangannya tersenggol kabel PLN  yang kendor ke bawah di tengah  jalan di Dukuh  Kaligintung RT. 01/10 Desa Pruwatan, Bumiayu, Minggu (11/7) siang.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan korban bekerja disebuah penggergajian kayu di Desa Pruwatan saat hendak mengirim serbuk kayu ke Tegal, korban bersama dua rekannya (Havid dan Johan) ikut mengawal di atas bak truk sekitar pukul 11.30  WIB, bak truk yang mengangkut serbuk penuh 75% dengan ketinggian 2.5 meter  dan saat truk melintas jalan di lokasi TKP tangan korban tiba-tiba menyenggol kabel PLN yang menjulur ke bawah sehingga korban tersentuh listrik dan terpental jatuh. 

Kemudian korban yang jatuh diketahui oleh supir truk Edwin (22).Korban pun langsung dilarikan ke RSU Siti Asyiah Bumiayu.Namun, jiwanya  sudah tidak tertolong.Korban menghembuskan napas terakhir di ruang UGD rumah sakit setempat.

Nurhidayat (58) selaku orang tua korban sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Dia menduga pihak PLN membiarkan kabel tanpa ada perbaikan dan perawatan dari pihak PLN."Kondisi kabel  yang menjulur turun ke bawah di sepanjang jalan maupun yang melintas jalan dengan ketinggian sekitar 3 meter dari tanah sehingga kerapkali mengganggu kendaraan yang melintas bahkan mengancam korban jiwa," ungkap Hidayat saat mengantarkan jenazah korban di TPU setempat Minggu (11/7) petang.

Hidayat mempertanyakan tanggung jawab pihak PLN yang mengakibatkan peristiwa tersebut.

"Bagaimana tanggung jawab PLN dengan timbulnya peristiwa yang mengakibatkan anak kami sampai meninggal dunia akibat kabel yang melintas ditengah jalan," katanya.

Menurut Hidayat peristiwa ini pihak PLN yang menimbulkan kerugian nyawa orang sampai melayang.

Ditempat yang sama Yanto selaku tokoh masyarakat RT. 01/10 menjelaskan telah terjadi beberapa korban peristiwa yang sama tersengat listrik dan meninggal dunia  akibat dipicu oleh kabel PLN yang dibiarkan tanpa ada perbaikan.

Hal yang sama disampaikan  Kepala Desa (Kades) Pruwatan Rasiman, kasus kabel PLN yang ada di wilayahnya telah berulang kali memakan korban jiwa.

"Kami menghimbau ke pihak PLN agar selalu mengecek kondisi kabel yang mengancam dan membahayakan keselamat jiwa," tuturnya.

Sementara Malik Ibrahim  petugas PLN Unit Bumiayu menanggapi laporan peristiwa tersebut pihaknya hanya petugas lapangan."Manakala  ada korban tewas tersengat, pihaknya langsung ke lokasi kejadian dan laporannya akan dilanjutkan ke atasanya," ucapnya saat ditemui di pos jaga.(dun)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top