Cloud Hosting Indonesia

Senin, Juli 5

Anggota Fraksi PDIP Tri Murdianingsih Soroti Pemberlakuan PPKM Mikro Darurat di Brebes

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Sejumlah persoalan terkait upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Brebes antara lain kurangnya Tenaga Pemulasaran jenazah di RSUD Brebes dan pemberlakuan PPKM Mikro Darurat yang belum maksimal, hal ini mendapat sorotan dari anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Brebes Hj. Tri Murdianingsih.

Tri Murdianingsih menyoroti agar Pemerintah Kabupaten ( Pemkab )  Brebes harus cepat mengambil langkah terkait kekurangan tenaga pemulasaran jenazah di RSUD Brebes apalagi mereka pekerja relawan yang diperlukan dalam menangani jenazah pasien Covid-19 selama ini. Kalau memang kekurangan segera rekrutmen, dengan pelatihan dan segera bekerja karena sangat mendesak,” kata Tri kepada awak media Senin (5/7).

Dikatakan Tri peran tenaga pemulasaran jenazah dalam penanganan pandemi Covid-19 sudah sangat maksimal dan jangan sampai, mereka bekerja diluar batas kemampuan. Apalagi dalam kurun waktu lima hari belakangan, ada sebanyak 50 jenazah Covid-19 di RSUD Brebes.

"Pihak RSUD segera koordinasi pihak terkait, untuk sementara jika kekurangan meminta bantuan dari relawan BPBD maupun dari PMI,” ujarnya.

Menurut Tri terkait PPKM Mikro Darurat,  masih belum maksimal lantaran masih ditemukan kerumunan - kerumunan orang dalam beberapa aktifitas masyarakat di ruang publik, pasalnya di lapangan masih ada ditemukan kegiatan hajatan dan turnamen olahraga. Aktifitas itu menimbulkan kerumunan orang banyak. Para gugus tugas di desa dan kecamatan sudah berupaya maksimal, tapi memang masyarakat disaat kondisi PPKM Mikro Darurat masih sangat kurang memahami ataupun belum bisa mengerti. Padahal, virus Corona saat ini dapat menular dengan cepat seperti varian delta ini,” tegasnya.

Sementara Sekda Brebes Djoko Gunawan mengatakan, Pemkab Brebes tengah mengupayakan untuk mengatasi persoalan pengurusan jenazah Covid-19 di RSUD Brebes. Untuk petugas pemulasaraan jenazah, pihaknya meminta relawan BPBD Brebes untuk membantu mengurus jenazah Covid-19 di RSUD Brebes.

Dikatakan Djoko pihaknya  sudah koordinasi dengan PMI terkait mobil jenazah di RSUD Brebes. PMI akan membantu dengan menerjunkan mobil ambulan PMI untuk membantu mengantarkan jenazah Covid-19 saat dibutuhkan.

Djoko menyebutkan, untuk tenaga relawan BPBD Brebes, di wilayah selatan juga sudah diterjunkan untuk membantu mengurus jenazah Covid-19 sedangkan untuk di wilayah utara, para relawan BPBD tengah disiapkan untuk membantu pemulasaraan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“BPBD juga sudah siap untuk menerjunkan beberapa  relawannya, selain meminta relawan BPBD untuk membantu pemulasaraan jenazah Covid -19, Djoko juga meminta Direktur RSUD Brebes untuk melakukan rekrutmen untuk kebutuhan petugas pemulasaran. Karena, ada SOP baku yang harus dipenuhi untuk menjadi petugas pemulasaraan jenazah Covid-19. Namun jika memang tidak ada peminat, maka relawan BPBD akan diterjunkan.

“Dalam satu atau dua hari ini kita terus upayakan melakukan rekrutmen, namun jika tidak ada peminat, relawan BPBD sudah siap,” bebernya.

Lanjut Djoko terkait PPKM Mikro darurat pihaknya terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat agar benar-benar patuh bahkan, sanksi penindakan pelanggaran PPKM Mikro darurat akan segera diberlakukan.

“Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Forkopimda. Kita segera melakukan penindakan tipiring kepada pelanggar PPKM Mikro darurat. Mudah-mudahan ini segera kita terapkan secara tegas, " pungkasnya. - (dun/yayan)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top