Cloud Hosting Indonesia

Selasa, Juni 29

Seluruh Pasar Tradisional di Kab Brebes Bagian Selatan Secara Serentak Akan Tutup Selama Satu Hari Guna Dukung Percepatan Penanganan Covid-19

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES - Dalam menindaklanjuti surat edaran (SE) Bupati Brebes Nomor 360/1970/2021 berkaitan adanya perpanjangan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro penanganan pandemi Covid 19 ditingkat Desa maupun Kelurahan. 

Upaya ikut serta dalam  pengendalian Covid 19 di Kabupaten Brebes, seluruh pasar tradisional di Brebes bagian selatan hanya dibuka sampai pukul 14.00 wib dan dalam satu minggu akan dilakukan libur tanpa akrifitas transaksi jual beli selama satu hari secara serentak.

Hal ini disampaikan Kepala Pasar tradosional Kalierang Kecamatan Bumiayu, Dwi Saputro SE di ruang kerjanya, Selasa (29/6).

Dikatakan Dwi terkait hal tersebut pihaknya bersama kepala pasar yang ada diwilayah Brebes selatan  baru baru ini telah menggelar koordinasi dan konsulidasi tentang aturan tersebut dengan hasilnya juga telah dilaporkan ke Forkopimcam Bumiayu dan instansi terkait untuk turut mendukung serta membantu sosialisasi program tersebut pada saat sebelum pelaksanaan sehingga diharapkan ada jeda waktu memadahi bagi  masyarakat khususnya pedagang agar mempersiapkan diri dan menyesuaikan secara aktifitasnya saat penutupan dilakukan nanti.

Dwi menjelaskan hasil koordinasi dan konsulidasi internal Kepala Pasar (Induk Bumiayu, Kali
erang, Jatisawit, Winduaji, Bambayang, dan Pengasinan  Sirampog) menyepakati bersama  aktifitas pasar secara serentak buka hanya sampai pukul 14.00 wib dan dalam satu minggunya ada hari liburnya selama satu hari. "enutupan secara serentak pada hari libur pasar akan dimulai  minggu 4 Juli 2021 mendatang,"  jelasnya.

Menurut Dwi pemberlakuan terhadap aktifitas pasar tersebut akan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah.

Lanjut Dwi pasar yang dipimpinnya pada hari libur minggu nanti lokasi pasar akan dimanfaatkan dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

"Dengan hasil kesepakatan bersama tersebut diharapkan para pedagang untuk bisa memaklumi guna membantu pemerintah upaya percepatan penanganan pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Brebes" pungkas Dwi - (imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top