Cloud Hosting Indonesia

Jumat, Juni 25

Muktamar III AMK, Joko Purwanto Berikan Pesan ini



EMSATUNEWS.CO.ID, BOGOR – Muktamar III Angkatan Muda Ka’bah (AMK) digelar di Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (25/6/2021). Acara dibuka Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa secara virtual dan dihadiri langsung Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi, Ketua Umum GPK Andi Surya Wijaya dan jajaran pengurus DPP PPP serta pengurus AMK dari berbagai daerah di Indonesia.


Ketua Umum AMK, Joko Purwanto di akhir masa jabatannya berpesan agar AMK dibawah pimpinan baru harus bisa mendongkrak suara partai pada pemilu 2024 nanti, khususnya menjaring kaum milenial. Menurutnya, dibawah komando baru, AMK harus memiliki program kerja-kerja elektoral, merumuskan formulasi gerakan yang terukur dan terarah.


“Agar menjadi badan otonom Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang penuh dengan ide-ide cemerlang dan kreatif,” ujar Joko dalam sambutannya pada acara Muktamar ke III Angkatan Muda Ka’bah di Hotel Seruni Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (25/6/2021).


Selain itu, AMK harus mampu mengimbangi segmentasi kaum milenial yang cenderung berpikir out of the books dalam menghadapi setiap persoalan atau gagasan baru. “AMK juga harus menjadi garda terdepan dalam terbentuknya para loyalis baru bagi kalangan pemilih pemula, pemuda, pemudi dan pemilih milenial yang diperkirakan akan ada diatas 60 persen dalam pemilu 2024 nanti,” ungkapnya


Dengan potensi yang ada, lanjut dia, AMK harus bisa meraih dengan cara bersama-sama agar potensi ini bisa terjaring. Untuk itu, lanjut Joko, AMK dirasa perlu menyesuaikan karakter yang fleksibel,”Luwes harus good looking, cerdas lahir batin dalam membaca potensi dan peluang elektoral,”ucapnya


Tidak hanya itu, AMK juga harus anggresif dalam melihat isu, khususnya gerakan merangkul komunitas tanpa batas yang ada di generasi milenial. AMK juga harus siap terhubung menjadi penghubung antara generasi muda dan generasi tua, basis agamis dan basis moderat. “Dan AMK harus lebih terbuka, gaul, keren, cerdas dan punya empatisme,” bebernya


Dengan begitu, ia meyakini 3 sampai 5 juta pemilih milenial khususnya pemilih pemula dapat diraih, “Asalkan tadi, fleksibel dan luwes serta pintar melihat isu,” pungkasnya. (SHT) 

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top