Cloud Hosting Indonesia

Senin, Juni 28

Lonjakan Pasien Covid-19 di Brebes, Akibatkan Pasien di Beberapa Rumah Sakit Harus Antri

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Lonjakan  jumlah pasien corona di Kabupaten Brebes terus terjadi akibatnya, Bed cadangan yang disediakan juga sudah penuh terisi sehingga belasan pasien harus mengantri untuk mendapat pelayanan perawatan.

Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Bhakti Asih, 46 bed isolasi sudah terisi semua sedangkan 17 cadangan yang baru dibuka beberapa hari lalu juga langsung terisi penuh termasuk diruang ICU, dari 7 bed yang ada, saat ini sudah ada tiga bed yang kosong karena ada yang meninggal dunia 3 orang, Senin (28/6).

Sekretaris Satgas Covid-19 RS. Bhakti Asih, Muhamad Iqbaludin mengatakan, pihaknya sudah tidak bisa menerima pasien Covid-19 karena tidak ada lagi tempat perawatan isolasi yang tersisa. 

"Kondisi  di rumah sakitnya sudah ada 16 yang mengantri untuk mendapatkan kamar perawatan sejak dioperasikan beberapa hari lalu dan  17 bed cadangan sudah penuh dengan pasien. Semua kamar isolasi yang jumlahnya 46 bed sudah penuh termasuk di ruang ICU dari 7 bed yang ada hanya kosong 3 bed karena ada yang meninggal 3 orang,” ungkap Iqbal di ruang kerjanya.

Hal yang sama kondisi di RSUD Brebes, juga sudah tidak sanggup menerima pasien corona. 

Dirut RSUD Brebes dr. Rasipin mengatakan, hari Senin ini ada 161 pasien yang dirawat. Para pasien ini menempati ruang perawatan non kebidanan sebanyak 135 bed dan terisi 139 orang. Jumlah pasien di ruang ini melebihi jumlah bed yang tersedia karena ada beberapa bed yang diisi oleh dua pasien.

“Jumlah pasien isolasi di ruang non kebidanan itu melampaui jumlah bed yang tersedia. 135 bed diisi 139 pasien karena ada yang dobel. Biasanya itu ibu dan anak dirawat dalam satu bed,” kata Rasipin.

Dikatakan Rasipin selain ruang non kebidanan, pasien juga menempati ruang ICU sebanyak 8 bed dan sisanya menempati ruang IGD sebanyak 18 orang.Ke 18 pasien ini sementara dirawat di IGD sambil menunggu ada bed kosong.

“Di luar kamar isolasi dan ICU, sudah ada 18 orang yang menunggu di IGD. Mereka baru bisa masuk kamar isolasi kalau ada yang pulang,” ujarnya.

Menanggapi masalah keterisian bed di rumah sakit rujukan, Kepala Dinkes Brebes dr. Sartono menegaskan, perlu koordinasi antara rumah sakit agar pasien bisa mendapat penanganan. Jika ada rumah sakit rujukan kelebihan pasien dan tidak tersedia bed kosong, Dinkes akan mengupayakan di rumah sakit lain yang ditunjuk.

“Dinas Kesehatan memfasilitasi bila ada rumah sakit rujukan tidak bisa menerima pasien corona. Jika ada pasien baru dan tidak dapat tempat tidur, akan dialihkan ke rumah sakit lain,” tegas Sartono.

Sartono menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan tiga rumah sakit untuk menampung pasien. "Masing masing RS. Bhakti Asih Jatibarang, RS. Aminah Bumiayu dan RS. Harapan Sehat," tutur Sartono kepada awak media.(imam)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berita Terkini

Back to Top