Iklan

Iklan

iklan

Iklan

terkini

Balita Balqis Nur Fadillah Alami Hipatitis B Butuh Bantuan Pemerintah dan Para Dermawan

18/06/2021, 14:03 WIB Last Updated 2021-06-18T07:03:36Z
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Balqis Nur Fadillah, balita berjenis perempuan  berusia 10 bulan  buah hati pasutri  Lanang Suwirso (33,) dan Rosalia (27) warga Desa Lengkong Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes membutuhkan kepedulian pemerintah dan para dermawan pasalnya buah hati tersebut teksh divinis dokter memiliki penyakit hepatitis B sejak 6 bulan lalu.

Kondisi Balqis  yang merupakan anak ketiga tersebut bagian perutnya terus membesar akibat penyakit yang dideritanya

Suwirso  dan selaku orang tuanya yang mata  pencahariannya sebagai kuli bangunan mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk kesembuhan anaknya, lantaran terkendala biaya untuk pengobatan.

Dituturkan Suwirso bahwa menurut diagnosa dokter terkena hepatitis B sejak lahir  kondisi perut anaknya  tidak membesar, namun saat usia 5 bulan ke atas mulai membesar dan saran dokter di RS Kariadi Semarang harus melakukan pencangkokan hati / transplantasi karena organ hatinya telah membeku dan ada kelainan,” tutur Suwirso ditempat tinggalnya Jum'at (18/6) pagi.

Dikatakan Suwirso kondisi keluarga belum bisa mengizinkan untuk melakukan transplantasi hati, karena usia penderita masih terllu kecil / bayi. Di sisi lain, harus ada orang yang bersedia melakukan donor organ hati guna mencangkok hati, baik penderita maupun pendonor harus menjalani operasi dan membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Kami telah berupaya mencari informasi  ke dokter. manakala dicangkok hati itu keduanya harus operasi dan butuh biaya besar.juga  tidak mudah untuk memperoleh donor hati, terlebih mencari donor yang benar-benar sesuai,” ujarnya.

Lanjut Suwirso untuk biaya transplantasi atau cangkok hati sendiri diketahui mencapai Rp 900 juta hingga Rp 1,2 miliar. Sedangkan jaminan kesehatan seperti BPJS hanya bisa meng-cover Rp 269 juta. Sehingga, masih membutuhkan kekurangan biaya yang sangat besar.

Suwirso dan Rosalia berharap Pemerintah maupun para dermawan bisa membantu pengobatan anaknya sedangkan pihak keluarga merasa bingung hanya bisa pasrah dan menunggu keajaiban atas penyakit yang diderita sang buah hatinya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Brebes dr. Sartono merasa keprihatinannya melihat kondisi sang bayi tersebut mengatakan balita tersebut mengalami sakit di hatinya sejak berusia 4 bulan oleh keluarga, telah  dibawa ke rumah sakti Karyadi, Semarang.

“Selama pemeriksaan di RSUP Karyadi ini pihak keluarga disarankan untuk alternatif lain, yakni cangkok hati. Namun, memang untuk biaya cangkok hati tidak ditanggung sepenuhnya oleh BPJS,” kata dr Sartono.

Dikatakan Sartono  terkait biaya untuk cangkok hati tersebut membutuhkan biaya sebesar kisaran  ratusan juta. Namun, hingga saat ini masih belum menemukan orang yang bisa akan mendonorkan dalam cangkok hati.

“Sementara Pemda Brebes tidak ada anggaran untuk itu namun bisa melalui penggalangan dana. selain itu juga penggalangan dana tidak berarti manakala tidak ada yang mendonorkan harinya"ungkap Sartono saat mengunjungi poguna melihat  kondisi Balqis yang memiliki penyakit Hipatitis B - (imam)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Balita Balqis Nur Fadillah Alami Hipatitis B Butuh Bantuan Pemerintah dan Para Dermawan

Terkini Lainnya

Iklan